Jumat, 09 Januari 2015

MANUSIA DAN HARAPAN

PENGERTIAN HARAPAN

       Setiap manusia mempunyai  harapan. Manusia yang tanpa harapan, berarti manusia itu mati dalam bidup. Orang yang akan meninggal sekalipun mempunyai harapan, biasanya berupa pesan-pesan kepada ahli warisnya.
        Harapan tersebut tergantung pada pengetahuan, pengalaman, lingkungan hidup, dan kemampuan masing-masing.   Misalnya, Budi yang hanya mampu membeli sepeda, biasanya tidak mempunyai harapan untuk membeli mobil. Seorang yang mempunyai harapan yang bcrlebihan tentu menjadi buah tertawaan orang banyak, atau orang itu seperti peribahasa “Si pungguk merindukan bulan”
      Berhasil atau tidaknya suatu harapan tergantung pada usaha orang yang mempunyai harapan, misalnya Rafiq mengharapkan nilai A dalam ujian yang akan datang, tetapi tidak ada usaha, tidak pemah hadir kuliah. Ia menghadapi ujian dengan santai. Bagaimana Rafiq memperoleh nilai A, lulus pun mungkin tidak.
         Harapan harus berdasarkan  kepercayaan,  baik kepercayaan  pada diri sendiri, maupun kepercayaan kepada Tuhan  Yang Maha Esa. Agar harapan terwujud, maka perlu usaha dengan sungguh-sungguh.   Manusia wajib selalu berdoa. Karena usaha dan doa merupakan sarana terkabulnya harapan.
         Harapan  berasal dari kata harap yang berarti keinginan supaya sesuatu terjadi; sehingga harapan  berarti sesuatu yang diinginkan  dapat terjadi, Dengan demikian  harapan menyangkut masa  depan.
Contoh:
* Budi  seorang  mahasiswa  STMIK  Gunadarrna,  ia rajin belajar  dengan  harapan  didalam ujian  semester  mendapatkan   angka  yang baik
* Hadir  seorang  wiraswasta  yang rajin.  Sejak mulai  menggarap  usahanya  ia mempunyai harapan  usahanya  menjadi  besar dan maju. Ia yakin usahanya menjadi kenyataan,karena itu berusaha  bersungguh-sungguh   dengan  usahanya.
            Dari  kedua  contoh  itu terlihat,  apa yang diharapkan  Budi  dan  Hadir  ialah  teljadinya buah  keinginan.  karena  itu mereka  bekerja  keras.  Budi  belajar  tanpa  mengenal  waktu  dan Hadir bekerja tanpa mengenallelah.   Semuanya itu dengan suatu keyakinan  demi terwujudnya apa yang diharapkan.       Jadi untuk mewujudkan  harapan  itu harus disertai  dengan  usaha  yang sesuai  dengan   apa  yang  diharapkan   BHa dibandingkan   dengan  cita-cita   , maka  harapan mengandung  pengertian  tidak  terlalu muluk: sedangkan eita-cita pada umumnya perlu setinggi bintang.  Antar  harapan  dan  cita-cita  terdapat  persamaam  yaitu  :
*   keduanya  menyangkut  masa  depan  karena  belurn terwujud
* pada  urnurnnya  dengan  cita-cita  maupun  harapan  orang  menginginkan   hal  yang  lebih baik  atau meningkat.

APA  SEBAB  MANUSIA   MEMPUNYAI    HARAPAN   ?
       Menurut  kodratnya  manusia  itu adalah mahluk  sosial. Setiap lahir ke dunia langusung disambut dalam suatu pergaulan hidup. yakni di tengah suatu keluarga atau anggota masyarakat lainnya.  Tidak  ada  satu  manusiapun   yang  luput  dari  pergaulan  hidup.  Ditengah-tengah manusia lain itulah, seseorang dapat hidup dan berkembang baik fisik/jasmani maupun  mental! spiritualnya.  Ada dua hal yang mendorong  orang hidup bergaul dengan  manusia  lain. yakni dorongan  kodrat  dan dorongan  kebutuhan  hidup.
           
            Dengan adanya dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup itu maka manusia mempunyai harapan. Pada hakekatnya harapan itu adalah keinginan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Menurut  Abraham  Maslow  sesuai dengan kodratnya  harapan  manusia  atau kebutuhan manusia  itu ialah  :
a)    kelangsungan   hidup  (survival)
b)    keamanan  ( safety)
c)     hak  dan  kewajiban  mencintai  dan  dicintai  (beloving  and love)
d)    diakui  lingkungan  (status)
e)    perwujudan   cita-cita (self actualization)

PENGALAMAN, HARAPAN KITA KEDEPAN

Pengalaman dimulai dari lulus jejang SMA saya berharap dapat meneruskan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi. Dan Alhamdulillah saya bisa kuliah.
Dan harapan saya di jenjang ini, semoga saya dapat menghargai apa yang telah orang tua saya berikan kepada saya dengan cara belajar dengan sungguh2 dan mendapat IPK minimal 3,5. Amin, dan harapan saya adalah agar harapan tersebut dapat tercapai dengan lancar dan baik.


Referensi :
http://sanusiadam79.wordpress.com/2013/05/13/manusia-dan-harapan/

MANUSIA DAN KEGELISAHAN

PENGERTIAN KEGELISAHAN


         Kegelisahan berasal dari kata gelisah yang berarti tidak tenteram hatinya, selalu merasa khawatir,  tidak tenang, tidak sabar, cemas. Sehingga kegelisahan merupakan  hal  yang menggambarkan seseorang tidak tentram hati maupun perbuatannya, merasa kawatir, tidak tenang dalam tingkah lakunya, tidak sabar ataupun dalam kecemasan.
Kegelisahan hanya dapat diketahui dari gejala tingkah laku atau gerak gerik seseorang dalam situasi tertentu. Gejala tingkah laku atau gerak.-gerik itu umumnya lain dari biasanya, misalnya  berjalan  mundar-mandir  dalam  ruang tertentu  sambil  menundukkan  kepala, memandang  jauh ke depan sambil mengepal-ngepalkan tangannya, duduk termenung sambil memegang kepalanya, duduk dengan wajah murung atau sayu, malas bicara, dan  lain-lain.
 https://draft.blogger.com/blogger.g?blogID=4517527238058443370#editor/target=post;postID=5296551357641395101
       Kegelisahan merupakan salah satu ekspresidari kecemasan.Karena itu dalam kehidupan sehari-hari, kegelisahan juga diartikan sebagai kecemasan, kekawatiran ataupun ketakutan. Masalah kecemasan atau kegelisahan berkaitan juga dengan masalah frustasi, yang secara definisi dapat disebutkan, bahwa seseorang mengalami frustasi karena apa yang diinginkan tidak tecapai.


SEBAB-SEBAB ORANG GELISAH DAN CONTOHNYA

       Apabila  kita  kaji,  sebab-sebab  orang  gelisah  adalah  karena  pada  hakekatnya   orang takut  kehilangan  hak-haknya.  Hal itu adalah  akibat dari suatu ancaman,  baik ancaman  dari luar  maupun  dari  dalam.

Contoh:
Bila ada suatu  tanda bahaya  (bahaya  banjir, gunung  meletus,  atau perampokan), orang tentu akan gelisah. Hal itu disebabkan karena bahaya itu mengancam  akan hilangnya beberapa    hak  orang   sekaligus.   misalnya   hak  hidup,   hak  milik,   hak  memperoleh perlindungan,   hak  kemerdekaan  hidup, dan mungkin  hak  nama  baik.


USAHA-USAHA MENGATASI KEGELISAHAN

       Mengatasi  kegelisahan  ini pertama-tama  harus  mulai  dari diri  kna scndiri,  yaitu  kita harus  bersikap  tenang.  Dengan  sikap  tenang  kita  dapat  berpikir  tenang,  sehingga   segala kesulitan  dapat  kita atasi.

Contoh :
Dokter  yang menghadapi  istri dan anaknya  yang sedang  sakit, justru  tidak dapat merasa tenang, karena ada ancaman terhadap haknya. Dokter tidak dapat berbuat  apa-apa bila  menghadapi   keluarganya  yang  sakit,  karena  ia  merasa  khawatir.  Dalam  hal  ini dokter  itu harus  bersikap  seperti   menghadapi  pasien  yang  bukan  keluarganya.

Cara lain yang mungkin juga  baik untuk digunakan  dalam  mengatasi  kegelisahan atau kecemasan  yaitu dengan memerlukan  sedikit pemikiran;

pertama-tarna,  kita tanyakan kepada diri kita sendiri (introspeksi).  akibat yang paling buruk yang bagaimanakah   yang akan kita tanggung  atau yang akan terjadi, mengapa hal itu terjadi, apa penyebabnya  dan sebagainya. Apabila kita dapat menganalisa akibat yang akan ditimbulkan  olch kecernasan tersebut  dan  bila kita  tidak dapat  mengatasinya,  kita dapat  mempersiapkan   diri  untuk menghadapinya,karena  tidak  semua  pengalaman   di  dunia  ini  menyenangkan.

Yang kedua  kita  bersedia  menerima   akibatnya  dengan  rasa  tabah  dan  senang  hati  niscaya kecemasan  tersebut  akan sima dalam jiwa kita.

Dan yang ketiga, dengan  bersama-sama berjalannya waktu  kita  dapat  mencoba  untuk   memperkecil dan   mengurangi keburukan-keburukan    akibat  timbulnya  kecernasan,dengan demikian kita  akan  tidak merasakan  lagi adanya  rasa  kecemasan  / kegelisahan  dalam jiwa.

Untuk mengatasi kegelisahan  yang paling  ampuh  kita memasrahkan   diri kepada Tuhan.Kita  pasrahkan  nasib  kita  sepenuhnya  kepada-Nya,   kita  harus  percaya  bahwa Tuhanlah  Maha  Kuasa.  Maha Pengasih,  Maha penyayang  dan  Maha  Pengampun.


KETERASINGAN

      Keterasingan  berasal  dari kata terasing. dan kata itu adalah dari kata dasar  asing. Kata asing  berarti  sendiri,  tidak  dikenal  orang.  sehingga  kata  terasing  berarti,  tersisihkan   dari pergaulan,  terpisahkan  dari  yang  lain.  atau terpencil.  Jadi kata  keterasingan   berarti  hal-hal yang  berkenaan  dengan  tersisihkan  dari pergaulan,terpencil  atau terpisah  dari  yang  lain.
     Terasing  atau  keterasingan   adalah  bagian  hidup  manusia.  Sebentar  atau  lama  orang pemah   mengalami   hidup  dalarn  keterasingan,  sudah  tentu  dengan  sebab  dan  kadar  yang berbeda  satu  sarna lain.
     Yang menyebabkan  orang berada dalam keterasingan   itu ialah perilakunya  yang tidak dapat  diterima  atau tidak dapat dibenarkan  oleh masyarakat,  atau kekurangan  yang ada pada diri  seseorang,  sehingga  ia tidak dapat  atau sulit menyesuaikan  diri dalam  masyarakat.

pengalaman saya pernah suatu ketika saya mendapatkan nilai teringgi dikelas. lalu ada teman saya yang nilainya kurang memuaskan. Padahal, saat itu dia melihat jawaban saya. Saat itu saya dijauhi dan merasa terasingkan.

PENGERTIAN KESEPIAN
 
     Kesepian  berasal dari kata sepi yang berarti sunyi atau lengang, sehingga  kata kesepian berarti merasa  sunyi atau lengang. tidak berteman. Setiap orang pemah  mengalami  kesepian, karena  kesepian  bagian  hidup  manusia,  lama  rasa sepi itu bergantung  kepada  mental  orang dan  kasus  penyebabnya.

SEBAB-SEBAB TERJADINYA KESEPIAN

Bermacam-macam  penyebab teIjadinya kespian. Frustasi dapat mengakibatkan  kesepian. Dalam  hal seperti  itu orang  tidak mau diganggu,  ia lebih senang  dalam  keadaan  sepi, tidak suka  bergaul,  dan  sebagainya.  la lebih  senang  hidup  sendiri.

Contoh
Pangeran   Sidharta meninggalkan  istana, tempat  kemewahan, keramaian dan ketidakpastian.  Karena  frustasi menyaksikan  kontradiksi  keadaan  istana dengan  keadaan  luar istana yang penuh penderitaan,  maka  ia meninggalkan  istana pergi ke tempat  yang  sepi, mencari  hakekat  hidup.
Bila kita  perhatikan   sepintas  lalu  keterasingan  dan  kesepian  itu  serupa  tetapi  tidak  sarna, namun  ada hubungannya. Beda antara keduanya hanya  terletak pada sebab akibat.
Jadi kesepian  itu akibat dari keterasingan.  Keterasingan  akibat sikap sombong.  angkuh, kaku, keras kepala, sehingga dijauhi ternan-ternan sepergaulan. Karena ternan-ternan menjauhi, maka orang yang bersikap sombong itu hidup terasing. terpencil dari keramaian hidup sehingga kesepian.
Orang yang frustasi itu bersikap rendah diri, sengaja menjauhi pergaulan ramai, kebalikan dengan  orang  yang  bersikap  sombong.  Orang  yang  bersikap  rendah  diri,  pemalu,  minder. merasa  dirinya kurang  berharga dibanding orang lain. maka orang itu lebih suka menyendiri. Karena  menyendiri  itu   akibatnya  kesepian.

KETIDAKPASTIAN

     Ketidak pastian berasal dari kata tidak pasti artinya tidak menentu, tidak dapat ditentukan, tidak tahu, tanpa  arah yang jelas, tanpa asal-usul yang jelas.  Ketidak  pastian  artinya keadaan yang tidak pasti, tidak tentu, tidak dapat ditentukan, tidak tahu, keadaan tanpa arah yang jelas, keadaan tanpa asal-usul yangjelas.  ltu semua adalah akibat pikirannya tidak dapat konsentrasi. Ketidakkonsentrasian  disebabkan  oleh berbagai sebab, yang jelas pikirannya kacau.
Ketidakpastian  tentang  lulus  atau  tidak  dalam  ujian  sarjana yang sudah lama ditunggu-tunggu  membuat  orang gelisah.lulus  atau tidak lulus ujian sarjana akan menentukan status atau karir seseorang  dalam hidupnya.  Ketidakpastian  ini akan merugikan.  karena  status dari  karir  itu terancam.Karena  ketidakpastian  itu status  yang telah ditetapkan  oleh  atasan menjadi  hilang,  berhubung  ada orang  lain yang lebih dulu memenuhinya.


SEBAB-SEBAB TERJADI  KETIDAKPASTIAN

     Orang yang pikirannya terganggu tidak dapat lagi berpikir secara teratur, apalagi mengambil kesimpulan. Dalam berpikir manusia selalu menerima rangsang-rangsang lain, sehingga jalan pikirannya menjadi kacau oleh rangsang-rangsang barn. Kalau toh ia dapat berpikir baik akan memakan waktu yang cukup lama dan sukar. Mereka menampakkan tanda-tandaobsesi, phobia, delusi, gerakan-gerakan gemetar,kehilangan pengertian,kehilangan kemampuan untuk menangkap sesuatu.
Beberapa sebab orang tak dapat berpikir dengan pasti ialah :
1.    Obsesi
Obsesi merupakan gejala neurosa jiwa, yaitu adanya pikiran atau perasaan tertentu yang terus menerus, biasanya tentang hal-hal yang tak menyenangkan, atau sebab-sebabnya tak diketahui oleh penderita. Misalnya selalu berpikir ada orang yang ingin menjatuhkan dia.
2.    Phobia
lalah rasa ketakutan yang tak terkendali,tidak normal, kepada sesuatu hal atau kejadian tanpa diketahui sebab-sebabnya.
3.    Kompulasi
lalah adanya keragu-raguan tentang apa yang telah dikerjakan, sehingga ada dorongan yang tak disadari melakukan perbuatan yang serupa berkali-kali.
4. Histeria
lalah neorosa jiwa yang disebabkan oleh tekanan mental, kekecewaan, pengalaman pahit yang menekan, kelemahan syaraf, tidak mampu menguasai diri, sugesti dari sikap orang lain.
5.    Delusi
Menunjukkan   pikiran  yang  tidak  beres,  karena  berdasarkan   suatu  keyakinan   palsu. Tidak dapat memakai akal sehat, tidak ada dasar kenyataan dan tidak sesuai dengan pengalaman
6.    Halusinasi.
Khayalan  yang terjadi tanpa rangsangan  pancaindera.  Dengan  sugesti diri orang dapat juga berhalusinasi. 
7.    Keadaan Emosi
Dalam  keadaan tenentu  seseorang  sangat  berpengaruh oleh  emosinya. lni  nampak pada keseluruhan  pribadinya:  gangguan  pada nafsu makan, pusing-pusing,  muka merah, nadi cepat, keringat,  tekanan darah tinggi/lemah.  Sikapnya dapat apatis atau terlalu gembira dengan gerakan  lari-larian,  nyanyian,  ketawa  atau berbicara.  Sikap  ini dapat  pula berupa  kesedihan menekan, tidak bemafsu, tidak bersemangat, gelisah, resah, suka mengeluh, tidak mau berbicara, diam  seribu  bahasa,  tennenung,   menyendiri.


USAHA-USAHA PENYEMBUHAN KETIDAKPASTIAN

Orang  yang  tidak  dapat  berpikir  dengan  baik, atau kacau  pikirannya ada bermacam-macam   penyebabnya.Untuk dapat menyembuhkan keadaan itu bergantung kepada mental si penderita. Andai kata penyebab sudah  diketahui, kemungkinan  juga  tidak  dapat sembuh.  Bila hal itu terjadi, maka jalan  yang paling baik bagi penderita  ialah diajak atau pergi sendiri  ke psikolog.
Bila penyebabnya  itu jelas, misalnya rindu, obatnya mudah, yaitu dipertemukan  dengan orang  yang dirindukan.  Phobia  atau jenis  takut bisa dilatih dari sedikit,  sehingga  tidak takut lagi.  Orang takut ular, takut ulat yang berbulu, dapat disembuhkan  karena dibiasakan  dengan benda-benda tersebut.
Orang yang bersikap sombong atau angkuh bila mengalami musibah, baru berkurang kesombongannya,    tetapi  mungkin  tidak.  Andai kata  mereka  sadar,  kesembuhan  itu adalah karena  pengalaman. Jadi  yang menyembuhkan masyarakat sekitamya dan dirinya sendiri.


Referensi :
http://sanusiadam79.wordpress.com/2013/05/09/manusia-dan-kegelisahan/

Sabtu, 22 November 2014

MANUSIA DAN TANGGUNG JAWAB

MANUSIA DAN TANGGUNG JAWAB

Dalam konteks sosial manusia merupakan makhluk sosial. Ia tidak dapat hidup sendirian dengan perangkat nilai-nilai selera sendiri. Nilai-nilai yang diperankan seseorang dalam jalinan sosial harus dipertanggungjawabkan sehingga tidak mengganggu konsensus nilai yang telah disetujui bersama.
Tanggung jawab erat kaitannya dengan kewajiban. Kewajiban adalah sesuatu yang dibebankan terhadap seseorang, kewajiban merupakan tandingan terhadap hak, dan dapat juga tidak mengacu kepada hak, maka tanggung jawab dalam hal ini adalah tanggung jawab terhadap kewajibannya.
Kewajiban dibagi menjadi dua, yaitu:
a) Kewajiban terbatas
b) Kewajiban tidak terbatas

PENGERTIAN TANGGUNG JAWAB
Tanggung jawab adalah sifat terpuji yang mendasar dalam diri manusia. Selaras dengan fitrah. Tapi bisa juga tergeser oleh faktor eksternal. Setiap individu memiliki sifat ini. Ia akan semakin membaik bila kepribadian orang tersebut semakin meningkat. Ia akan selalu ada dalam diri manusia karena pada dasarnya setiap insan tidak bisa melepaskan diri dari kehidupan sekitar yang menunutut kepedulian dan tanggung jawab. Inilah yang menyebabkan frekwensi tanggung jawab masing-masing individu berbeda.
Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang di sengaja maupun yang tidak di sengaja.tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajiban.
Tanggung jawab menurut kamus umum Bahasa Indonesia adalah, keadaan wajib menanggung segala sesuatunya.Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang disengaja maupun yang tidak di sengaja. Tangung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajibannya.
Manusia yang bertanggung jawab adalah manusia yang berani menghadapi masalahnya sendiri.
JENIS TANGGUNG JAWAB DAN CONTOHNYA
Ada beberapa jenis tanggung jawab, yaitu :
1.       Tanggung Jawab Terhadap Diri Sendiri
Tanggung jawab terhadap diri sendiri, menuntut kesadaran setiap orang untuk memenuhi kewajibannya sendiri dalam mengembangkan kepribadian sebagai manusia pribadi. Dengan demikian bisa memecahkan masalah-masalah mengenai dirinya sendiri. Menurut sifat dasarnya, manusia adalah makhluk bermoral, tetapi manusia juga seorang pribadi, karena itu manusia mempunyai pendapat sendiri, perasaan sendiri, dan angan-angan sendiri.
2.       Tanggung Jawab Terhadap Keluarga
Keluarga merupakan masyarakat kecil. Tiap anggota keluarga wajib bertanggungjawab pada keluarganya. Tanggung jawab ini tidak hanya menyangkut nama baik keluarga, tetapi tanggung jawab juga merupakan kesejahteraan, keselamatan, pendidikan, dan kehidupan.
3.       Tanggung Jawab Terhadap Masyarakat
Pada hakekatnya, manusia tidak dapat hidup tanpa bantuan manusia lain, sesuai dengan kedudukannya sebagai makhluk sosial. Karena membutuhkan manusia lain, maka ia harus berkomunikasi dengan manusia lain tersebut. Sehingga dengan demikian, manusia disini merupakan anggota masyarakat yang tentunya mempunyai tanggung jawab, agar dapat melangsungkan hidupnya di dalam masyarakat tersebut.
4.       Tanggung Jawab Kepada Bangsa / Negara
Setiap manusia atau individu adalah warga negara suatu negara. Dalam berpikir dan bertindak, manusia terikat oleh norma-norma dan aturan. Manusia tidak dapat berbuat semaunya sendiri. Jika perbuatannya salah, dan melanggar aturan dan norma tersebut, maka manusia itu harus bertanggung jawab kepada bangsa atau negaranya.
5.       Tanggung Jawab terhadap Tuhan
Penciptaan manusia dilandasi oleh sebuah tujuan luhur. Maka, tentu saja keberadaannya disertai dengan berbagai tanggungjawab. Konsekuensi kepasrahan manusia kepada Allah Swt, dibuktikan dengan menerima seluruh tanggungjawab (akuntabilitas) yang datang dari-Nya serta melangkah sesuai dengan aturan-Nya. Berbagai tanggungjawab ini, membentuk suatu relasi tanggungjawab yang terjadi antara Tuhan, manusia dan alam. Hal tersebut meliputi antara lain: tanggungjawab manusia terhadap Tuhan, tanggungjawab manusia terhadap
sesama, tanggungjawab manusia terhadap alam semesta serta tanggungjawab manusia tehadap dirinya sendiri. Tanggungjawab manusia terhadap Tuhan meliputi dua aspek pokok. Pertama, mengenal Tuhan. Kedua, menyembah dan beribadah kepada-Nya.

PENGERTIAN PENGABDIAN
Pengabdian berarti penyerahan diri sepenuhnya kepada uhan, dan merupakan perwujudan tanggungjawab kepad Tuhan.
Pengorbanan berasal dari kata korban atau kurban yang berarti persembahan, sehingga pengorbanan berarati pemberian untuk menyatakan kebaktian. Dengan demikian pengorbanan yang bersifat kebaktian itu mengandung keikhalasan yangtidak menganadung pamrih. Suatu pemberian yang didasarkan atas kesadaran moral yang tulus ikhlas semata-mata. Perbedaan antara pengabdian dan pengorbanan tidak begitu jelas. Karena adanya pengabdian tentu ada pengorbanan. Antara sesame kawan sulit dikatakan pengabdian karena kata pengabdian mengandung arti lebih rendah tingkatannya, tetapi untuk kata pengorbanan dapat juga diterapkan kepaa sesame teman..
Pengorbanan merupakan akibat dari pengabdian. Pengorbanan dapat berupa harta benda, pikiran dan perasaan, bahkan dapat juga berupa jiwanya. Pengorbanan diserahkan secara ikhlas tanpa pamrih, tanpa ada perjanjian, tanpa ada transaksi, kapan sja diperlukan. Pengabdian lebih banyak menunjuk pada perbuatan sedangkan pengorbanan lebih banyak menunjuk pada pemberian sesuatu misalnya berupa pikiran, perasaan, tenaga, biaya. Dalam pengabdian selalu dituntut pengorbanan, tetapi pengorbanan belum tentu menuntut pengabdian.
CONTOH PENGABDIAN DALAM KEHIDUPAN
Seorang ibu rela mengesampingkan keinginannya dalam membeli sesuatu untuk dirinya sendiri, demi membeli kebutuhan anak-anaknya, meskipun hanya keinginan kecil, seorang ibu mengorbankan waktu istirahatnya untuk menjaga anaknya.

REFERENSI:

http://sahat1ka43.blogspot.com/2012/07/manusia-dan-tanggung-jawab.ht

MANUSIA DAN PANDANGAN HIDUP

MANUSIA DAN PANDANGAN HIDUP



PENGERTIAN PANDANGAN HIDUP
Setiap manusia pasti mempunyai pandangan hidup. Sedangkan pandangan hidup itu sendiri bersifat kodrati. karena itu menentukan masa depan setiap manusia. Untuk itu perlu dijelaskan pula apa arti pandangan hidup itu sendiri. Pandangan hidup adalah pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, dan petunjuk hidup di dunia. Pendapat atau pertimbangan itu sendiri merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya.
 
MACAM-MACAM SUMBER PANDANGAN HIDUP
Pandangan hidup itu banyak sekali macam dan ragamnya. Dapat diklasifikasikan berdasarkan asalnya ada 3 macam, yaitu :
1. Pandangan hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenarannya.
2. Pandangan hidup yang berupa ideologi yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat pada negara tersebut.
3. Pandangan hidup hasil renungan yaitu pandangan hidup yang relatif kebenarannya.
PENGERTIAN CITA-CITA
Cita-cita adalah keinginan, harapan dan tujuan yang selalu ada dalam pikiran. Itu semua merupakan yang harus diperoleh seseorang pada masa mendatang.
Apabila cita-cita itu tidak bisa terpenuhi, maka cita-cita itu sendiri di sebut dengan angan-angan.
Diantara masa sekarang yang merupakan realita dengan masa yang akan datang sebagai ide atau cita-cita terdapat jarak waktu. Ada 3 faktor yang mempengaruhi untuk mencapai cita-cita tersebut, yaitu :
1. Faktor Manusia, tergantung dari dirinya sendiri apa dia mau mencapai cita-citanya atau tidak. Dan harus dilakukan dengan usaha nya sendiri.
2. Faktor kondisi, sesuai kondisi yang sedang dia rasakan. Apa dia bisa menempati sesuai kondisi yang dia alami atau tidak.
3. Faktor tingginya cita-cita, semakin tinggi cita-cita kita semakin besar pula usaha yang harus kita lakukan tergantung apa cita-cita yang kita inginkan.
Dulu waktu saya masih kecil, waktu saya duduk di Sekolah Dasar, cita-cita saya ingin menjadi seorang guru atau dokter. karena menurut saya pekerjaan itu adalah pekerjaan yang mulia yang bisa membantu orang banyak dan mendapat pahala. Namun, saat saya beranjak SMP, cita-cita saya berubah. Saya ingin menjadi seorang Pramugari. Karena saya melihat seorang pramugari yang cantik, pintar, intelektual dan ramah. Tetapi, setelah saya mulai memasuki SMA, semakin realistis dan saya rasa tidak bisa manjadi seorang pramugari karena ada hambatan pada tinggi saya. Sejak itu saya memutuskan untuk menjadi seorang manager dan ingin membuka perusahaan sendiri.
PENGERTIAN KEBAJIKAN DAN MAKNA KEBAJIKAN
Kebajikan atau perbuatan yang mendatangkan kebaikan pada hakekatnya sama dengan perbuatan moral, perbuatan yang sesuai dengan norma agama dan etika. Manusia berbuat baik karena menurut kodratnya manusia itu baik, makhluk yang bermoral dan beretika. Atas dorongan suara hatinya cenderung manusia untuk berbuat kebaikan.
Manusia merupakan makhluk sosial yang artinya : manusia yang hidup bermasyarakat, manusia yang saling membutuhkan satu dengan yang lainnya, manusia saling tolong menolong dan saling menghargai sesama umat manusia. Sebaliknya pula manusia saling mencurigai, saling membenci, saling merugikan, dan sebagainya.
Ada3 hal faktor-faktor yang menentukan tingkah laku setiap manusia, yaitu :
1. Faktor pembawaan (heriditas) yang telah ditentukan pada waktu seseorang masih dalam kandungan.
2. Faktor lingkungan dimana mereka tinggal dan hidup dalam lingkungan yang baik maupun tidak baik.
3. Faktor pengalaman yang khas yang pernah dialami sewaktu dia mulai hidup dan hingga sampai dewasa.
USAHA / PERJUANGAN
Usaha atau perjuangan adalah kerja keras untuk mewujudkan suatu cita-cita yang di inginkan. Setiap manusia harus bekerja keras demi kelangsungan hidupnya. Sebagian hidup manusia adalah usaha atau perjuangan. Perjuangan untuk hidup itu sudah kodrat manusia, tanpa usaha atau perjuangan manusia tidak dapat hidup sempurna. Bila kita menginginkan sukses kunci nya kita harus berusaha dan berdoa. Berusaha dalam artian belajar dengan tekun, rajin dan giat.
Kerja keras itu dapat dilakukan dengan otak atau ilmu maupun dengan tenaga atau jasmani. Untuk bekerja keras manusia dibatasi oleh kemampuan karena kemampuan terbatas itulah menjadi tolak ukur setiap kemakmuran antara manusia yang satu dengan manusia yang lainnya. Kemampuan itu terbatas pada fisik dan keahlian atau keterampilan dari manusia itu sendiri.
KEYAKINAN / KEPERCAYAAN
Keyakinan atau kepercayaan yang menjadi dasar pandangan hidup berasal dari akal atau kekuasaan allah. Menurut Prof. Dr. Harun Nasution, ada 3 aliran filsafat yaitu :
1. Aliran Naturalisme
Hidup manusia itu dihubungkan dengan kekuatan gaib yang merupakan kekuatan tertinggi. Kekuatan gaib itu dari natur dan itu dari allah.
2. Aliran Intelektualisme
Dasar aliran ini adalah logika atau akal. Manusia mengutamakan akal dan dengan akal manusia berpikir.
3. Aliran Gabungan
Dasar aliran ini adalah kekuatan gaib dan juga akal. Kekuatan gaib misalnya kekuatan yang berasal dari allah dan percaya adanya allah sebagai dasar keyakinan.
REFERENSI :
http://triicecsfabregas.blogspot.com/2011/11/manusia-dan-pandangan-hidup.html
http://siscaellia.wordpress.com/2012/06/16/manusia-dan-pandangan-hidup/

MANUSIA DAN KEADILAN

MANUSIA DAN KEADILAN


Keadilan menurut Aristoteles adalah kelayakan dalam tindakan manusia. Kelayakan diartikan sebagai titik tengah antara kedua ujung ekstrem yang terlalu banyak dan terlalu sedikit. Kedua ujung ekstrem ini menyangkut dua orang atau benda. Bila kedua orang tersebut mempunyai kesamaan dalam ukuran yang telah ditetapkan, maka masing-masing orang harus memperoleh benda atau hasil yang sama, kalau tidak sama, maka masing – masing orang akan menerima bagian yang tidak sama, sedangkan pelangggaran terjadap proporsi tersebut disebut tidak adil.
Keadilan oleh Plato diproyeksikan pada diri manusia sehingga yang dikatakan adil adalah orang yang mengendalikan diri dan perasaannya dikendalikan oleh akal. Socrates memproyeksikan keadilan pada pemerintahan. Menurut Socrates, keadilan akan tercipta bilamana warga Negara sudah merasakan bahwa pemerintah sudah melakukan tugasnya dengan baik. Mengapa diproyeksikan kepada pemerintah ? sebab pemerintah adalah pimpinan pokok yang menentukan dinamika masyarakat. Kong Hu Cu berpendapat bahwa keadilan terjadi apabila anak sebagai anak, bila ayah sebagai ayah, bila raja sebagai raja, masing-masing telah melaksanakan kewajibannya. Pendapat ini terbatas pada nilai-nilai tertentu yang sudah diyakini atau disepakati.
Menurut pendapat yang lebih umum dikatakan bahwa keadilan itu adalah pengakuan dan pelakuan yang seimbang antara hak-hak dan kewajiban. Keadilan terletak pada keharmonisan menuntut hak dan menjalankan kewajiban. Atau dengan kata lain, keadilan adalah keadaan bila setiap orang memperoleh apa yang menjadi hak nya dan setiap orang memperoleh bagian yang sama dari kekayaan bersama.


PENGERTIAN KEADILAN
Keadilan memberikan kebenaran, ketegasan dan suatu jalan tengah dari berbagai persoalan juga tidak memihak kepada siapapun. Dan bagi yang berbuat adil merupakan orang yang bijaksana.
MACAM-MACAM KEADILAN DAN CONTOHNYA

a)   Keadilan Legal atau Keadilan Moral
Plato berpendapat bahwa keadilan dan hukum merupakan substansi rohani umum dari masyarakat yang membuat dan menjaga kesatuannya. Dalam suatu masyarakat yang adil setiap orang menjalankan pekerjaan yang menurut sifat dasarnya paling cocok baginya (Than man behind the gun). Pendapat Plato itu disebut keadilan moral, sedangkan Sunoto menyebutnya keadilan legal.
b)   Keadilan Distributif
Aristoles berpendapat bahwa keadilan akan terlaksana bilamana hal-hal yang sama diperlakukan secara sama dan hal-hal yang tidak sama secara tidak sama (justice is done when equals are treated equally) Sebagai contoh: Ali bekerja 10 tahun dan budi bekerja 5 tahun. Pada waktu diberikan hadiah harus dibedakan antara Ali dan Budi, yaitu perbedaan sesuai dengan lamanya bekerja. Andaikata Ali menerima Rp.100.000,-maka Budi harus menerima Rp. 50.000,-. Akan tetapi bila besar hadiah Ali dan Budi sama, justru hal tersebut tidak adil.
c)   Komutatif
Keadilan ini bertujuan memelihara ketertiban masyarakat dan kesejahteraan umum. Bagi Aristoteles pengertian keadilan itu merupakan asas pertalian dan ketertiban dalam masyarakat. Semua tindakan yang bercorak ujung ekstrim menjadikan ketidak adilan dan akan merusak atau bahkan menghancurkan pertalian dalam masyarakat.
Contoh :
Dr.Sukartono dipanggil seorang pasien, Yanti namanya, sebagai seorang dokter ia menjalankan tugasnya dengan baik. Sebaliknya Yanti menanggapi lebih baik lagi. Akibatnya, hubungan mereka berubah dari dokter dan pasien menjadi dua insan lain jenis saling mencintai. Bila dr. sukartono belum berkeluarga mungkin keadaan akan baik saja, ada keadilan komutatif. Akan tetapi karena dr. sukartono sudah berkeluarga, hubungan itu merusak situasi rumah tangga, bahkan akan menghancurkan rumah tangga. Karena Dr.Sukartono melalaikan kewajibannya sebagai suami, sedangkan Yanti merusak rumah tangga Dr.Sukartono.

 5 WUJUD KEADILAN SOSIAL YANG DIPERINCI DALAM PERBUATAN DAN SIKAP
Dengan sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia manusia Indonesia menyadari hak dan kewajiban yang sama untuk untuk menciptakan keadilan sosial dalam kehidupan masyarakat Indonesia.
Selanjutnya untuk mewujudkan keadilan sosial itu, diperinci perbuatan dan sikap yang perlu dipupuk, yakni :
1. Perbuatan luhur yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan.
2. Sikap adil terhadap sesama, menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban serta menghormati hak-hak orang lain.
3. Sikap suka memberi pertolongan kepada orang yang memerlukan
4. Sikap suka bekerja keras.
5. Sikap menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat untuk mencapai kemajuan dan kesejahteraan bersama.
Asas yang menuju dan terciptanya keadilan sosial itu akan dituangkan dalam berbagai langkah dan kegiatan, antara lain melalui delapan jalur pemerataan yaitu :
1. Pemerataan pemenuhan kebutuhan pokok rakyat banyak khususnya pangan, sandang dan perumahan.
2.      Pemerataan memperoleh pendidikan dan pelayanan kesehatan.
3.      Pemerataan pembagian pendapatan.
4.      Pemerataan kesempatan kerja.
5.      Pemerataan kesempatan berusaha.
6.    Pemerataan kesempatan berpartisipasi dalam pembangunan khususnya bagi generasi muda dan  kaum wanita.
7.      Pemerataan penyebaran pembangunan di seluruh wilayah tanah air.
8.      Pemerataan kesempatan memperoleh keadilan.

KEJUJURAN
Kejujuran atau jujur artinya apa yang dikatakan seseorang sesuai dengan hati nuraninya, apa yang dikatakannya sesuai dengan kenyataan yang ada. Sedang kenyataan yang ada itu adalah kenyataan yang benar-benar ada. Jujur juga berarti seseorang bersih hatinya dari perbuatan-perbuatan yang dilarang oleh agama dan hukum. Untuk itu dituntut satu kata dan perbuatan-perbuatan yang berarti bahwa apa yang dikatakan harus sama dengan perbuatannya. Karena itu jujur juga menepati janji atau kesanggupan yang terlampir melalui kata-kata ataupun yang masih terkandung dalam nuraninya yang berupa kehendak, harapan dan niat.
Hakikat kejujuran dalam hal ini adalah hak yang telah tertetapkan, dan terhubung kepada Tuhan. Ia akan sampai kepada-Nya, sehingga balasannya akan didapatkan di dunia dan akhirat. Tuhan telah menjelaskan tentang orang-orang yang berbuat kebajikan, dan memuji mereka atas apa yang telah diperbuat, baik berupa keimanan, sedekah ataupun kesabaran. Bahwa mereka itu adalah orang-orang jujur dan benar. Dan pada hakekatnya jujur atau kejujuran dilandasi oleh kesadaran moral yang tinggi, kesadaran pengakuan akan adanya sama hak dan kewajiban, serta rasa takut terhadap kesalahan atau dosa.
HAKIKAT KEJUJURAN
Bisyr al Hafy berkata, “Barangsiapa bermuamalah dengan Allah secara jujur, maka orang-orang akan merasa enggan padanya.
Ketahuilah bahwa istilah jujur bisa berlaku untuk beberapa makna,di antaranya ;
  • Jujur dalam perkataan.Setiap orang harus menjaga perkataannya,tidak berkata kecuali yang benar dan secara jujur.Jujur dalam perkataan merupakan jenis jujur yang paling terkenal dan jelas.Dia harus menghindari perkataan yang dibuat-buat,karena hal itu termasuk jenis dusta,kecuali jika ada keperluan yang mendorongnya berbuat begitu dan dalam kondisi tertentu yang bisa mendatangkan maslahat.Jika Nabi hendak pergi ke suatu peperangan,maka beliau menciptakan move selain peperangan itu agar musuh tidak mendengar kabar sehingga mereka bisa bersiap-siap .
  • Jujur dalam niat dan kehendak.Hal ini dikembalikan kepada ikhlas.Jika amalannya ternodai bagian-bagian nafsu,maka gugurlah kejujuran niatnya dan pelakunya bisa di kategorikan orang yang berdusta seperti yang disebutkan dalam hadits tentang tiga orang,yaitu;orang berilmu,pembaca Al Quran dan mujahid.Pembaca Al Quran berkata,’’Aku sudah membaca al quran sampai akhir ‘’.Dustanya terletak pada kehendak dan niatnya,bukan pada bacaannya.begitu pula yang terjadi pada dua orang lainnya,
  • Jujur dalam hasrat dan pemenuhan hasrat itu.Contoh yang pertama seperti berucap’’Jika Allah menganugerahkan harta benda kepadaku,maka aku akan menshadaqahkan semuanya’’,Boleh jadi hasrat ini jujur dan boleh jadi ada keraguan di dalamnya.Contoh yang kedua,seperti jujur dalam hasrat an berjanji di dalam diri sendiri.Sampai disini tidak ada yang sulit dan berat.Hanya saja hal ini perlu dibuktikan jika benar-benar terjadi,apakah hasrat itu benar ataukah justru dia dikuasai nafsu. Karena itu Allah berfirman,
REFERENSI :
http://www.oaseimani.com/hakekat-kejujuran.html

Jumat, 24 Oktober 2014

Tugas Ilmu Budaya Dasar

Lovely Family


Hallo semuanya!
Sebelum gue memulai blog ini, ada baiknya gue mau memperkenalkan diri gue terlebih dahulu.
Nama gue Destiara Dita Sudirgo. Di akte lahir gue sih ga ada "Sudirgo" nya. Cuma, berhubung itu nama marga jadinya gue suka nambahin sendiri hehehe. dari SD, temen-temen gue punya panggilan sendiri buat gue. "Cece". karna gue keturunan cina. Dan kalo dirumah dipanggilnya itu, jadi mereka ikut-ikutan dan kebawa sampe sekarang. Gue lahir di Jakarta, 7 Desember 1995. Gue lulus SMA tahun 2013 di SMA Negeri 4 Gambir, Jakarta. Tadinya mau coba negeri lagi tahun ini. Tapi ngga jadi karena udah terlanjur daftar dan bayar di Gundar hehehe
Sekarang gue kuliah di Universitas Gunadarma Kalimalang 2014 jurusan Ekonomi Managemen.

Ini pertama kalinya gue punya blog dan menulis blog. jadi, tolong dimaklumin kalo misalnya ada kata-kata atau sejenisnya yang bikin kalian ga nyaman.
Oh iya, di blog ini gue mau memperkenalkan keluarga gue.
Alhamdulillah kedua orang tua gue masih ada. Gue anak pertama dan punya 2 adik.

Ini bokap gue. Gue manggil dia "Papi". Dia ini superhero keluarga banget deh. Suka cemas dan khawatir banget sama gue kalo gue lagi pergi. Sering banget nelfonin gue lagi dimana dan sama siapa. Apalagi kalo perginya sama cowo. Bisa ditelfonin beberapa kali saking khawatirnya. Papi suka bawel. Tapi bawelnya menasihati banget. Dan gue sayang banget sama beliau.
The reason why a daughter loves her father is because she knows, that at least there's a man in the world who never hurt her. and I love you, Daddy!


Yang kedua ini nyokap gue, "Mami" nya anak-anak.
Siapa yang ga sayang sama ibunya sendiri. Mami ini ga kalah super nya sama papi. Dia selalu belain gue kalo lagi diomelin sama bokap hehehe. Trus baik banget sama temen-temen gue kalo lagi ada yang dateng kerumah. Sampe temen-temen gue pun manggil dia "mami" juga. Masakannya enak banget gada yang bisa ngalahin. Pokoknya Sayang banget deh sama mereka berdua.

Yang ke tiga ada adek gue namanya David Ramadhan Sudirgo. Lahirnya bulan Ramadhan gitu deh. Harusnya sih beda 2 tahun. karna dia 97 dan gue 95, tapi karna gue desember dan dia januari, jadi itungannya beda setahun doang deh. Dia ini adik sekaligus temen curhat. bingung siapa yang adik yang jadi kaka. soalnya dia lebih tinggi dari pada gue. ohya, dia kuliah di Mercu Buana meruya. Gue sering banget nih curhat sama dia. Gada yang ditutup2in kalo cerita sama dia. Dan, kayaknya dia lebih dewasa drpd gue. Soalnya dia bisa kasih masukan yang berguna sih menurut gue hahaha. Dia juga supir gue. Mau banget nganter jemput gue tanpa ngomel-ngomel. huhu pokoknya I Love You, Dek :(

Yang terakhir ada adik gue yang ke-2. Namanya Delfiala Septiani Sudirgo. Ini anak zaman millenium. Tahun 2001 lahirnya. Sekarang kelas 2 SMP di SMP Al-manar. Ini anak ngeselin banget deh sumpah. Suka pake-pakein baju, celana, sepatu, jaket gue. Semuanya dia pake. Mentang-mentang kakanya cewek juga. Paling males diantara yang lain. Suka ga mau kalo disuruh. Suka ngomel-ngomel ga jelas. Tapi kalo lagi baik, balik banget siiih. Sampe mau ngeprint-in tugas gue hahaha. Suka mau mijitin gue juga kalo lagi capek. Maklum, cece lelah, De :( Dia ini lebih centil dari pada kakanya. Hobi banget selfie. memori bisa penih gara gara foto dia doang. Tapi kadang kadang lucu juga sih hahaha Pokoknya I Love You, too.
  
Nah itu dialah keluarga gue. Walaupun kadang-kadang mereka nyebelin, bawel, dan lain lain. Tapi ga ada yang bisa ngalahin kalo udah have a Quality Time with them. AND DAMN, I LOVE MY FAMILY!




Sekedar penambahan : Ini foto waktu lebaran kemarin..


Tugas Individu Makalah Keindahan Budaya Bali

Tugas Individu




MAKALAH ILMU BUDAYA DASAR
          
            Keindahan Budaya Bali








     Disusun oleh :

     Destiara Dita
     
         1EA32

       12214782

FAKULTAS EKONOMI MANAGEMENT

                                       UNIVERSITAS GUNADARMA

        2014




KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Alhamdulillahirabbilalamin, banyak nikmat yang Allah berikan, tetapi sedikit sekali yang kita ingat. Segala puji hanya layak untuk Allah Tuhan seru sekalian alam atas segala berkat, rahmat, taufik, serta hidayah-Nya yang tiada terkira besarnya, sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah Ilmu Budayya Dasar dengan judul ”Keindahan Budaya Bali”. Dalam penyusunannya, penulis memperoleh banyak bantuan dari berbagai pihak, karena itu penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada kedua orang tua atas dukungan, kasih yang begitu besar. Dari sanalah semua kesuksesan ini berawal, semoga semua ini bisa memberikan sedikit kebahagiaan dan menuntun pada langkah yang lebih baik lagi. Meskipun penulis berharap isi dari makalah ini bebas dari kekurangan dan kesalahan, namun selalu ada yang kurang. Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun agar skripsi ini dapat lebih baik lagi. Akhir kata penulis berharap agar makalah ini bermanfaat bagi semua pembaca.






Bekasi, September 2014





ii
DAFTAR ISI


COVER MAKALAH……………………………………………………………………………………….……..i


KATA PENGANTAR……………………………………………………………………………………..………ii



DAFTAR ISI……………………………………………………………………………………………………...iii



BAB I



PENDAHULUAN…………………………………………………………………………………….………….1



1.1  LATAR BELAKANG………………………………………………………………………………………2



1.2  TUJUAN PENULISAN………………………………………………………………………………...…. 2



 



BAB II



PEMBAHASAN



2.1 ANALISIS SWOT………………………………………………………………………………….…..…..3



PENUTUPAN



BAB III



3.1 KESIMPULAN DAN SARAN………………………………………………………………........…….....5







iii



PENDAHULUAN

1.1            Latar Belakang
Keindahan di tanah air kita ini sudah tidak dapat terhitung dan tidak dapat diragukan lagi. Banyak sekali keindahan yang kita miliki di tanah air tercinta kita ini, Indonesia. Salah satunya adalah keindahan akan budaya-budaya. Saya mengutip definisi budaya dari kamus besar bahasa Indonesia. Yang berarti, Budaya diartikan sebagai pikiran, akal budi atau adat-istiadat. Menurut pandangan saya, pengertian kebudayaan diturunkan dari kata budaya yang cenderung menunjuk pada pola pikir manusia.
Dalam pembuatan makalah ini, saya tertarik untuk mengambil contoh kebudayaan dari budaya budaya yang ada di Indonesia. Yaitu, kebudayaan Bali. Kebudayaan tersebut tentu  memiliki adat dan istiadat serta penerapan perilaku yang berbeda dari kebudayaan lainnya. Kebudayaan dari asal itu sendiri memiliki adat dan kebudayaan yang khusus dimana sudah seharusnya menjadi budaya khas mereka.
Suku bangsa Bali memiliki potensi alam dan kebudayaan yang sangat tinggi, sehingga Bali tidak hanya dikenal di dalam negeri saja, melainkan sampai ke luar negeri. Bahkan orang – orang awam dari luar negeri mengira bahwa Indonesia terletak di pulau Bali. Hal ini menggugah hati penulis, untuk meneliti dan mengetahui penerapan ke tujuh unsur kehidupan kebudayaan pada kebudayaan Bali.
Kini Bali adalah sebuah provinsi yang berada di wilayah negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Hindu tetap menjadi agama mayoritas yang wariskan secara turun temurun. Karena itu merupakan salah satu ciri khas bangsa Indonesia dan merupakan suatu kekayaan budaya kita. Karena Bali adalah salah satu suku bangsa yang terdapat di Indonesia.
Bali juga telah dikenal luas dengan kekayaan khasanah budayanya yang dilandasi nilai-nilai agama, di dalamnya kesenian sangat terkait dengan entitas religi. Seni adalah bagian inheren kehidupan keagamaan, bahkan disebutkan bahwa “agama adalah seni dan seni adalah agama itu sendiri”. Kebudayaan Bali yang sejak lama dikatakan memiliki akar tradisi yang kuat yang terbentuk dari interaksi dengan berbagai kebudayaan, dan kini terus tumbuh seiring dengan perkembangan zaman.
1
Kesinambungan nilai-nilai tradisi itu juga tercermin dalam perkembangan seni rupa Bali. Berbagai kilasan sejarah mencatat bahwa seni rupa Bali menunjukkan sebuah perkembangan seni rupa yang berjalan dalam garis perkembangan tersendiri. Perkembangan itu menunjukkan pertalian seni rupa dengan nilai-nilai tradisi dan budaya. Pertalian tersebut diyakini dapat mempertahankan identitas budaya ketika berinteraksi dengan modernitas, hal ini menjadi motivasi kuat sehingga lahir menjadi sebuah gerakan estetis.
Dengan adanya membahas budaya Bali ini, diharapkan pula kita dapat memahami dan menghargai kebudayaan mereka dengan baik. Terutama dalam tingkah laku, norma-norma social dan nilai nilai yang terkandung dalam hasil budaya itu sendiri.


1.2            Tujuan

a.      Memenuhi tugas yang telah diberikan dosen
b.      Mengetahui apa saja kebudayaan yang terdapat di Bali
c.       Memahami karakter dan norma-norma sosial pada Bali
d.      Agar dapat menghargai kebudayaan tersebut dalam sisi adat istiadat maupun norma-norma sosial
e.      Dapat menambah pengetahuan tentang kebudayaan







2
PEMBAHASAN

2.1      Analisis SWOT

1.      Strength (Kekuatan)
Beberapa contoh nilai-nilai luhur dan adat yang kuat dalam kebudayaan Bali adalah :
            Kepercayaan pada masyarakat Bali bisa menjadi sumber kekuatan masyarakat Bali. Nyatanya, masyaralat Bali masihlah menganut nilai-nilai luhur warisan budaya bangsa, yang terkandung dalam pembentukan hukum adat Bali seperti dalam awig-awig desa, menjiwai hukum adat itu sehingga dapat bekerja dalam masyarakat. Oleh karena itu, jika dalam pembentukan hukum adat Bali seperti dalam penyusunan awig-awig secara tertulis terkandung nilai-nilai luhur warisan budaya bangsa, maka hukum adat itu selain menjamin kepastian hukum, keadilan dan kemanfaatan, juga berupaya untuk menjaga dan memelihara nilai-nilai luhur warisan budaya bangsa.
            Di Bali sendiri, bahasa Bali memiliki tingkatan penggunaannya, misalnya ada yang disebut Bali Alus, Bali Madya dan Bali Kasar. Yang halus dipergunakan untuk bertutur formal misalnya dalam pertemuan di tingkat desa adat, meminang wanita, atau antara orang berkasta rendah dengan berkasta lebih tinggi. Yang madya dipergunakan di tingkat masyarakat menengah misalnya pejabat dengan bawahannya, sedangkan yang kasar dipergunakan bertutur oleh orang kelas rendah misalnya kaum sudra atau antara bangsawan dengan abdi dalamnya.
            Dalam hal agama dan kepercayaan, pengaruh zaman Megalithikum (zaman dimana manusia sudah mengenal dan menganut kepercayaan) terasa masih kuat pada masyarakat kerajaan Bali. Keadaan tersebut menunjukan bahwa mayarakat Bali merupakan pemegang teguh tradisi warisan budaya serta agama dan kepercayaan masih dipegang teguh hingga saat sekarang ini.



3
2.      Weakness (Kelemahan)

            Berdasarkan artikel yang telah saya baca dari beberapa sumber tentang kelemahan Bali, bahwasannya, sekarang telah terbentuk manusia yang mendua dalam budaya Bali yaitu rajin menyelenggarakan ritual-ritual agama, namun mereka juga rajin melakukan perbuatan yang menyimpang. Rajin melakukan sambutan dan pidato, namun rajin pula melakukan KKN. Seorang mahasiswa suku Bali dalam skripsi psikologinya menulis bahwa banyak remaja Bali yang rajin mengikuti seks bebas. Penelitian macam itu tentu ada benarnya karena sebuah kajian empiris di lapangan.
            Dan masyarakat di Bali, masih saja membedakan kasta atau status social didalamnya. Sehingga mereka tidak dapat bersatu dengan kuat. Status social sangatlah penting. Karna mereka berasal dari kerajaan yang merupakan pemegang teguh tradisi warisan budaya serta agama dan kepercayaan masih dipegang teguh hingga kini.


3.      Opportunity (Peluang)
            Sekarang ini sudah banyak budaya kita yang dapat dijadikan peluang untuk menunjukan ke mata dunia bahwa Indonesia kaya akan keindahan budaya budayanya. Kita dapat mengapresiasikan dan mempromosikan budaya kita terhadap mata dunia. Contohnya beberapa bulan lalu ini, ada acara yang diselenggarakan di Indonesia, yaitu MISS WORLD. Bertempatkan karantina di Bali dengan keindahan pulau dan objek wisatanya, itu adalah salah satu peluang kita untuk menunjukan keindahan budaya budaya kita yang kita miliki pada mata dunia. Dengan finalis-finalis memakai baju adat dan budaya dari Indonesia. Ini adalah kesempatan untuk Negara kita agar bisa dikenal dengan masyarakat dunia.
            Terlihat jelas dari wawancara dari beberapa sumber dengan para finalis Miss World kemarin, masyarakat asing menikmati dan mengagumi pemandangan Bali yang sejuk dan kaya akan budayanya. Bahkan, ada beberapa finalis yang sebelumnya pernah berkunjung ke Bali. Ini salah satu bentuk adanya peluang agar masyarakat luar mengenal Bali dengan baik.




4
4.      Threat (Tantangan)
            Terkait dengan peluang artikel diatas, dengan mengapresiasikan dan mempromosikan budaya kita ke mata dunia, ini juga salah satu tantangan bagi perancang busana kita agar bisa lebih baik lagi berkarya untuk menciptakan baju atua busana yang lebih baik dan lebih berkualitas dari segi bahan, warna, rajutan dengan teliti. Karna budaya kita kini sekarang sudah dikenal dengan dunia. Dan bahkan nyatanya, banyak turis asing yang ingin belajar tentang budaya Indonesia. Ini juga semacam tantangan untuk kita. Agar kita dapat lebih memahami budaya kita sendiri daripada harus tau budaya kita lewat orang asing yang serius ingin mempelajari budaya kita.


2.2      Kesimpulan dan Saran

Berdasarkan makalah yang telah saya tulis, kesimpulan yang saya dapat adalah
            Setiap kebudayaan pasti memiliki keindahan dan keunikan budaya yang berbeda dari masing-masing daerah, entah dari segi adat, social, norma maupun budaya luhur. Kita sebagai penerus leluhur budaya kita, harus menjaga nama baik dan semaksimal mungkin agar dipandang baik oleh masyarakat luar. Semuanya memiliki adat yang harus dipatuhi dan kita juga harus menghormati kebudayaan lain walaupun kita tidak suka dan ada beberapa adat yang menurut kita menganut kepercayaan lain dan menyimpang. Semuanya itu bagian dari warna warni kebudayaan bangsa kita.
            Terutama dalam pembahasan kali ini mengenai Bali, menurut saya Negara kita bisa maju dengan adanya promotor dari dalam negeri untuk turis asing. Tidak hanya itu, kita juga harus meng eksplor lagi budaya budaya yang ada dan dapat menarik turis asing untuk melihat keindahan pulau-pulau kita. Dan kita sebagai penduduk asli Indonesia juga harus bangga dan menjaga nilai nilai luhur yang terdapat pada adat dan kebudayaan kita masing-masing. Usahakan jangan sampai ada yang menyimpang dan menjelekkan kebudayaan yang kita miiki satu sama lain.


5