Sabtu, 22 November 2014

MANUSIA DAN TANGGUNG JAWAB

MANUSIA DAN TANGGUNG JAWAB

Dalam konteks sosial manusia merupakan makhluk sosial. Ia tidak dapat hidup sendirian dengan perangkat nilai-nilai selera sendiri. Nilai-nilai yang diperankan seseorang dalam jalinan sosial harus dipertanggungjawabkan sehingga tidak mengganggu konsensus nilai yang telah disetujui bersama.
Tanggung jawab erat kaitannya dengan kewajiban. Kewajiban adalah sesuatu yang dibebankan terhadap seseorang, kewajiban merupakan tandingan terhadap hak, dan dapat juga tidak mengacu kepada hak, maka tanggung jawab dalam hal ini adalah tanggung jawab terhadap kewajibannya.
Kewajiban dibagi menjadi dua, yaitu:
a) Kewajiban terbatas
b) Kewajiban tidak terbatas

PENGERTIAN TANGGUNG JAWAB
Tanggung jawab adalah sifat terpuji yang mendasar dalam diri manusia. Selaras dengan fitrah. Tapi bisa juga tergeser oleh faktor eksternal. Setiap individu memiliki sifat ini. Ia akan semakin membaik bila kepribadian orang tersebut semakin meningkat. Ia akan selalu ada dalam diri manusia karena pada dasarnya setiap insan tidak bisa melepaskan diri dari kehidupan sekitar yang menunutut kepedulian dan tanggung jawab. Inilah yang menyebabkan frekwensi tanggung jawab masing-masing individu berbeda.
Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang di sengaja maupun yang tidak di sengaja.tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajiban.
Tanggung jawab menurut kamus umum Bahasa Indonesia adalah, keadaan wajib menanggung segala sesuatunya.Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang disengaja maupun yang tidak di sengaja. Tangung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajibannya.
Manusia yang bertanggung jawab adalah manusia yang berani menghadapi masalahnya sendiri.
JENIS TANGGUNG JAWAB DAN CONTOHNYA
Ada beberapa jenis tanggung jawab, yaitu :
1.       Tanggung Jawab Terhadap Diri Sendiri
Tanggung jawab terhadap diri sendiri, menuntut kesadaran setiap orang untuk memenuhi kewajibannya sendiri dalam mengembangkan kepribadian sebagai manusia pribadi. Dengan demikian bisa memecahkan masalah-masalah mengenai dirinya sendiri. Menurut sifat dasarnya, manusia adalah makhluk bermoral, tetapi manusia juga seorang pribadi, karena itu manusia mempunyai pendapat sendiri, perasaan sendiri, dan angan-angan sendiri.
2.       Tanggung Jawab Terhadap Keluarga
Keluarga merupakan masyarakat kecil. Tiap anggota keluarga wajib bertanggungjawab pada keluarganya. Tanggung jawab ini tidak hanya menyangkut nama baik keluarga, tetapi tanggung jawab juga merupakan kesejahteraan, keselamatan, pendidikan, dan kehidupan.
3.       Tanggung Jawab Terhadap Masyarakat
Pada hakekatnya, manusia tidak dapat hidup tanpa bantuan manusia lain, sesuai dengan kedudukannya sebagai makhluk sosial. Karena membutuhkan manusia lain, maka ia harus berkomunikasi dengan manusia lain tersebut. Sehingga dengan demikian, manusia disini merupakan anggota masyarakat yang tentunya mempunyai tanggung jawab, agar dapat melangsungkan hidupnya di dalam masyarakat tersebut.
4.       Tanggung Jawab Kepada Bangsa / Negara
Setiap manusia atau individu adalah warga negara suatu negara. Dalam berpikir dan bertindak, manusia terikat oleh norma-norma dan aturan. Manusia tidak dapat berbuat semaunya sendiri. Jika perbuatannya salah, dan melanggar aturan dan norma tersebut, maka manusia itu harus bertanggung jawab kepada bangsa atau negaranya.
5.       Tanggung Jawab terhadap Tuhan
Penciptaan manusia dilandasi oleh sebuah tujuan luhur. Maka, tentu saja keberadaannya disertai dengan berbagai tanggungjawab. Konsekuensi kepasrahan manusia kepada Allah Swt, dibuktikan dengan menerima seluruh tanggungjawab (akuntabilitas) yang datang dari-Nya serta melangkah sesuai dengan aturan-Nya. Berbagai tanggungjawab ini, membentuk suatu relasi tanggungjawab yang terjadi antara Tuhan, manusia dan alam. Hal tersebut meliputi antara lain: tanggungjawab manusia terhadap Tuhan, tanggungjawab manusia terhadap
sesama, tanggungjawab manusia terhadap alam semesta serta tanggungjawab manusia tehadap dirinya sendiri. Tanggungjawab manusia terhadap Tuhan meliputi dua aspek pokok. Pertama, mengenal Tuhan. Kedua, menyembah dan beribadah kepada-Nya.

PENGERTIAN PENGABDIAN
Pengabdian berarti penyerahan diri sepenuhnya kepada uhan, dan merupakan perwujudan tanggungjawab kepad Tuhan.
Pengorbanan berasal dari kata korban atau kurban yang berarti persembahan, sehingga pengorbanan berarati pemberian untuk menyatakan kebaktian. Dengan demikian pengorbanan yang bersifat kebaktian itu mengandung keikhalasan yangtidak menganadung pamrih. Suatu pemberian yang didasarkan atas kesadaran moral yang tulus ikhlas semata-mata. Perbedaan antara pengabdian dan pengorbanan tidak begitu jelas. Karena adanya pengabdian tentu ada pengorbanan. Antara sesame kawan sulit dikatakan pengabdian karena kata pengabdian mengandung arti lebih rendah tingkatannya, tetapi untuk kata pengorbanan dapat juga diterapkan kepaa sesame teman..
Pengorbanan merupakan akibat dari pengabdian. Pengorbanan dapat berupa harta benda, pikiran dan perasaan, bahkan dapat juga berupa jiwanya. Pengorbanan diserahkan secara ikhlas tanpa pamrih, tanpa ada perjanjian, tanpa ada transaksi, kapan sja diperlukan. Pengabdian lebih banyak menunjuk pada perbuatan sedangkan pengorbanan lebih banyak menunjuk pada pemberian sesuatu misalnya berupa pikiran, perasaan, tenaga, biaya. Dalam pengabdian selalu dituntut pengorbanan, tetapi pengorbanan belum tentu menuntut pengabdian.
CONTOH PENGABDIAN DALAM KEHIDUPAN
Seorang ibu rela mengesampingkan keinginannya dalam membeli sesuatu untuk dirinya sendiri, demi membeli kebutuhan anak-anaknya, meskipun hanya keinginan kecil, seorang ibu mengorbankan waktu istirahatnya untuk menjaga anaknya.

REFERENSI:

http://sahat1ka43.blogspot.com/2012/07/manusia-dan-tanggung-jawab.ht

MANUSIA DAN PANDANGAN HIDUP

MANUSIA DAN PANDANGAN HIDUP



PENGERTIAN PANDANGAN HIDUP
Setiap manusia pasti mempunyai pandangan hidup. Sedangkan pandangan hidup itu sendiri bersifat kodrati. karena itu menentukan masa depan setiap manusia. Untuk itu perlu dijelaskan pula apa arti pandangan hidup itu sendiri. Pandangan hidup adalah pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, dan petunjuk hidup di dunia. Pendapat atau pertimbangan itu sendiri merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya.
 
MACAM-MACAM SUMBER PANDANGAN HIDUP
Pandangan hidup itu banyak sekali macam dan ragamnya. Dapat diklasifikasikan berdasarkan asalnya ada 3 macam, yaitu :
1. Pandangan hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenarannya.
2. Pandangan hidup yang berupa ideologi yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat pada negara tersebut.
3. Pandangan hidup hasil renungan yaitu pandangan hidup yang relatif kebenarannya.
PENGERTIAN CITA-CITA
Cita-cita adalah keinginan, harapan dan tujuan yang selalu ada dalam pikiran. Itu semua merupakan yang harus diperoleh seseorang pada masa mendatang.
Apabila cita-cita itu tidak bisa terpenuhi, maka cita-cita itu sendiri di sebut dengan angan-angan.
Diantara masa sekarang yang merupakan realita dengan masa yang akan datang sebagai ide atau cita-cita terdapat jarak waktu. Ada 3 faktor yang mempengaruhi untuk mencapai cita-cita tersebut, yaitu :
1. Faktor Manusia, tergantung dari dirinya sendiri apa dia mau mencapai cita-citanya atau tidak. Dan harus dilakukan dengan usaha nya sendiri.
2. Faktor kondisi, sesuai kondisi yang sedang dia rasakan. Apa dia bisa menempati sesuai kondisi yang dia alami atau tidak.
3. Faktor tingginya cita-cita, semakin tinggi cita-cita kita semakin besar pula usaha yang harus kita lakukan tergantung apa cita-cita yang kita inginkan.
Dulu waktu saya masih kecil, waktu saya duduk di Sekolah Dasar, cita-cita saya ingin menjadi seorang guru atau dokter. karena menurut saya pekerjaan itu adalah pekerjaan yang mulia yang bisa membantu orang banyak dan mendapat pahala. Namun, saat saya beranjak SMP, cita-cita saya berubah. Saya ingin menjadi seorang Pramugari. Karena saya melihat seorang pramugari yang cantik, pintar, intelektual dan ramah. Tetapi, setelah saya mulai memasuki SMA, semakin realistis dan saya rasa tidak bisa manjadi seorang pramugari karena ada hambatan pada tinggi saya. Sejak itu saya memutuskan untuk menjadi seorang manager dan ingin membuka perusahaan sendiri.
PENGERTIAN KEBAJIKAN DAN MAKNA KEBAJIKAN
Kebajikan atau perbuatan yang mendatangkan kebaikan pada hakekatnya sama dengan perbuatan moral, perbuatan yang sesuai dengan norma agama dan etika. Manusia berbuat baik karena menurut kodratnya manusia itu baik, makhluk yang bermoral dan beretika. Atas dorongan suara hatinya cenderung manusia untuk berbuat kebaikan.
Manusia merupakan makhluk sosial yang artinya : manusia yang hidup bermasyarakat, manusia yang saling membutuhkan satu dengan yang lainnya, manusia saling tolong menolong dan saling menghargai sesama umat manusia. Sebaliknya pula manusia saling mencurigai, saling membenci, saling merugikan, dan sebagainya.
Ada3 hal faktor-faktor yang menentukan tingkah laku setiap manusia, yaitu :
1. Faktor pembawaan (heriditas) yang telah ditentukan pada waktu seseorang masih dalam kandungan.
2. Faktor lingkungan dimana mereka tinggal dan hidup dalam lingkungan yang baik maupun tidak baik.
3. Faktor pengalaman yang khas yang pernah dialami sewaktu dia mulai hidup dan hingga sampai dewasa.
USAHA / PERJUANGAN
Usaha atau perjuangan adalah kerja keras untuk mewujudkan suatu cita-cita yang di inginkan. Setiap manusia harus bekerja keras demi kelangsungan hidupnya. Sebagian hidup manusia adalah usaha atau perjuangan. Perjuangan untuk hidup itu sudah kodrat manusia, tanpa usaha atau perjuangan manusia tidak dapat hidup sempurna. Bila kita menginginkan sukses kunci nya kita harus berusaha dan berdoa. Berusaha dalam artian belajar dengan tekun, rajin dan giat.
Kerja keras itu dapat dilakukan dengan otak atau ilmu maupun dengan tenaga atau jasmani. Untuk bekerja keras manusia dibatasi oleh kemampuan karena kemampuan terbatas itulah menjadi tolak ukur setiap kemakmuran antara manusia yang satu dengan manusia yang lainnya. Kemampuan itu terbatas pada fisik dan keahlian atau keterampilan dari manusia itu sendiri.
KEYAKINAN / KEPERCAYAAN
Keyakinan atau kepercayaan yang menjadi dasar pandangan hidup berasal dari akal atau kekuasaan allah. Menurut Prof. Dr. Harun Nasution, ada 3 aliran filsafat yaitu :
1. Aliran Naturalisme
Hidup manusia itu dihubungkan dengan kekuatan gaib yang merupakan kekuatan tertinggi. Kekuatan gaib itu dari natur dan itu dari allah.
2. Aliran Intelektualisme
Dasar aliran ini adalah logika atau akal. Manusia mengutamakan akal dan dengan akal manusia berpikir.
3. Aliran Gabungan
Dasar aliran ini adalah kekuatan gaib dan juga akal. Kekuatan gaib misalnya kekuatan yang berasal dari allah dan percaya adanya allah sebagai dasar keyakinan.
REFERENSI :
http://triicecsfabregas.blogspot.com/2011/11/manusia-dan-pandangan-hidup.html
http://siscaellia.wordpress.com/2012/06/16/manusia-dan-pandangan-hidup/

MANUSIA DAN KEADILAN

MANUSIA DAN KEADILAN


Keadilan menurut Aristoteles adalah kelayakan dalam tindakan manusia. Kelayakan diartikan sebagai titik tengah antara kedua ujung ekstrem yang terlalu banyak dan terlalu sedikit. Kedua ujung ekstrem ini menyangkut dua orang atau benda. Bila kedua orang tersebut mempunyai kesamaan dalam ukuran yang telah ditetapkan, maka masing-masing orang harus memperoleh benda atau hasil yang sama, kalau tidak sama, maka masing – masing orang akan menerima bagian yang tidak sama, sedangkan pelangggaran terjadap proporsi tersebut disebut tidak adil.
Keadilan oleh Plato diproyeksikan pada diri manusia sehingga yang dikatakan adil adalah orang yang mengendalikan diri dan perasaannya dikendalikan oleh akal. Socrates memproyeksikan keadilan pada pemerintahan. Menurut Socrates, keadilan akan tercipta bilamana warga Negara sudah merasakan bahwa pemerintah sudah melakukan tugasnya dengan baik. Mengapa diproyeksikan kepada pemerintah ? sebab pemerintah adalah pimpinan pokok yang menentukan dinamika masyarakat. Kong Hu Cu berpendapat bahwa keadilan terjadi apabila anak sebagai anak, bila ayah sebagai ayah, bila raja sebagai raja, masing-masing telah melaksanakan kewajibannya. Pendapat ini terbatas pada nilai-nilai tertentu yang sudah diyakini atau disepakati.
Menurut pendapat yang lebih umum dikatakan bahwa keadilan itu adalah pengakuan dan pelakuan yang seimbang antara hak-hak dan kewajiban. Keadilan terletak pada keharmonisan menuntut hak dan menjalankan kewajiban. Atau dengan kata lain, keadilan adalah keadaan bila setiap orang memperoleh apa yang menjadi hak nya dan setiap orang memperoleh bagian yang sama dari kekayaan bersama.


PENGERTIAN KEADILAN
Keadilan memberikan kebenaran, ketegasan dan suatu jalan tengah dari berbagai persoalan juga tidak memihak kepada siapapun. Dan bagi yang berbuat adil merupakan orang yang bijaksana.
MACAM-MACAM KEADILAN DAN CONTOHNYA

a)   Keadilan Legal atau Keadilan Moral
Plato berpendapat bahwa keadilan dan hukum merupakan substansi rohani umum dari masyarakat yang membuat dan menjaga kesatuannya. Dalam suatu masyarakat yang adil setiap orang menjalankan pekerjaan yang menurut sifat dasarnya paling cocok baginya (Than man behind the gun). Pendapat Plato itu disebut keadilan moral, sedangkan Sunoto menyebutnya keadilan legal.
b)   Keadilan Distributif
Aristoles berpendapat bahwa keadilan akan terlaksana bilamana hal-hal yang sama diperlakukan secara sama dan hal-hal yang tidak sama secara tidak sama (justice is done when equals are treated equally) Sebagai contoh: Ali bekerja 10 tahun dan budi bekerja 5 tahun. Pada waktu diberikan hadiah harus dibedakan antara Ali dan Budi, yaitu perbedaan sesuai dengan lamanya bekerja. Andaikata Ali menerima Rp.100.000,-maka Budi harus menerima Rp. 50.000,-. Akan tetapi bila besar hadiah Ali dan Budi sama, justru hal tersebut tidak adil.
c)   Komutatif
Keadilan ini bertujuan memelihara ketertiban masyarakat dan kesejahteraan umum. Bagi Aristoteles pengertian keadilan itu merupakan asas pertalian dan ketertiban dalam masyarakat. Semua tindakan yang bercorak ujung ekstrim menjadikan ketidak adilan dan akan merusak atau bahkan menghancurkan pertalian dalam masyarakat.
Contoh :
Dr.Sukartono dipanggil seorang pasien, Yanti namanya, sebagai seorang dokter ia menjalankan tugasnya dengan baik. Sebaliknya Yanti menanggapi lebih baik lagi. Akibatnya, hubungan mereka berubah dari dokter dan pasien menjadi dua insan lain jenis saling mencintai. Bila dr. sukartono belum berkeluarga mungkin keadaan akan baik saja, ada keadilan komutatif. Akan tetapi karena dr. sukartono sudah berkeluarga, hubungan itu merusak situasi rumah tangga, bahkan akan menghancurkan rumah tangga. Karena Dr.Sukartono melalaikan kewajibannya sebagai suami, sedangkan Yanti merusak rumah tangga Dr.Sukartono.

 5 WUJUD KEADILAN SOSIAL YANG DIPERINCI DALAM PERBUATAN DAN SIKAP
Dengan sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia manusia Indonesia menyadari hak dan kewajiban yang sama untuk untuk menciptakan keadilan sosial dalam kehidupan masyarakat Indonesia.
Selanjutnya untuk mewujudkan keadilan sosial itu, diperinci perbuatan dan sikap yang perlu dipupuk, yakni :
1. Perbuatan luhur yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan.
2. Sikap adil terhadap sesama, menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban serta menghormati hak-hak orang lain.
3. Sikap suka memberi pertolongan kepada orang yang memerlukan
4. Sikap suka bekerja keras.
5. Sikap menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat untuk mencapai kemajuan dan kesejahteraan bersama.
Asas yang menuju dan terciptanya keadilan sosial itu akan dituangkan dalam berbagai langkah dan kegiatan, antara lain melalui delapan jalur pemerataan yaitu :
1. Pemerataan pemenuhan kebutuhan pokok rakyat banyak khususnya pangan, sandang dan perumahan.
2.      Pemerataan memperoleh pendidikan dan pelayanan kesehatan.
3.      Pemerataan pembagian pendapatan.
4.      Pemerataan kesempatan kerja.
5.      Pemerataan kesempatan berusaha.
6.    Pemerataan kesempatan berpartisipasi dalam pembangunan khususnya bagi generasi muda dan  kaum wanita.
7.      Pemerataan penyebaran pembangunan di seluruh wilayah tanah air.
8.      Pemerataan kesempatan memperoleh keadilan.

KEJUJURAN
Kejujuran atau jujur artinya apa yang dikatakan seseorang sesuai dengan hati nuraninya, apa yang dikatakannya sesuai dengan kenyataan yang ada. Sedang kenyataan yang ada itu adalah kenyataan yang benar-benar ada. Jujur juga berarti seseorang bersih hatinya dari perbuatan-perbuatan yang dilarang oleh agama dan hukum. Untuk itu dituntut satu kata dan perbuatan-perbuatan yang berarti bahwa apa yang dikatakan harus sama dengan perbuatannya. Karena itu jujur juga menepati janji atau kesanggupan yang terlampir melalui kata-kata ataupun yang masih terkandung dalam nuraninya yang berupa kehendak, harapan dan niat.
Hakikat kejujuran dalam hal ini adalah hak yang telah tertetapkan, dan terhubung kepada Tuhan. Ia akan sampai kepada-Nya, sehingga balasannya akan didapatkan di dunia dan akhirat. Tuhan telah menjelaskan tentang orang-orang yang berbuat kebajikan, dan memuji mereka atas apa yang telah diperbuat, baik berupa keimanan, sedekah ataupun kesabaran. Bahwa mereka itu adalah orang-orang jujur dan benar. Dan pada hakekatnya jujur atau kejujuran dilandasi oleh kesadaran moral yang tinggi, kesadaran pengakuan akan adanya sama hak dan kewajiban, serta rasa takut terhadap kesalahan atau dosa.
HAKIKAT KEJUJURAN
Bisyr al Hafy berkata, “Barangsiapa bermuamalah dengan Allah secara jujur, maka orang-orang akan merasa enggan padanya.
Ketahuilah bahwa istilah jujur bisa berlaku untuk beberapa makna,di antaranya ;
  • Jujur dalam perkataan.Setiap orang harus menjaga perkataannya,tidak berkata kecuali yang benar dan secara jujur.Jujur dalam perkataan merupakan jenis jujur yang paling terkenal dan jelas.Dia harus menghindari perkataan yang dibuat-buat,karena hal itu termasuk jenis dusta,kecuali jika ada keperluan yang mendorongnya berbuat begitu dan dalam kondisi tertentu yang bisa mendatangkan maslahat.Jika Nabi hendak pergi ke suatu peperangan,maka beliau menciptakan move selain peperangan itu agar musuh tidak mendengar kabar sehingga mereka bisa bersiap-siap .
  • Jujur dalam niat dan kehendak.Hal ini dikembalikan kepada ikhlas.Jika amalannya ternodai bagian-bagian nafsu,maka gugurlah kejujuran niatnya dan pelakunya bisa di kategorikan orang yang berdusta seperti yang disebutkan dalam hadits tentang tiga orang,yaitu;orang berilmu,pembaca Al Quran dan mujahid.Pembaca Al Quran berkata,’’Aku sudah membaca al quran sampai akhir ‘’.Dustanya terletak pada kehendak dan niatnya,bukan pada bacaannya.begitu pula yang terjadi pada dua orang lainnya,
  • Jujur dalam hasrat dan pemenuhan hasrat itu.Contoh yang pertama seperti berucap’’Jika Allah menganugerahkan harta benda kepadaku,maka aku akan menshadaqahkan semuanya’’,Boleh jadi hasrat ini jujur dan boleh jadi ada keraguan di dalamnya.Contoh yang kedua,seperti jujur dalam hasrat an berjanji di dalam diri sendiri.Sampai disini tidak ada yang sulit dan berat.Hanya saja hal ini perlu dibuktikan jika benar-benar terjadi,apakah hasrat itu benar ataukah justru dia dikuasai nafsu. Karena itu Allah berfirman,
REFERENSI :
http://www.oaseimani.com/hakekat-kejujuran.html

Jumat, 24 Oktober 2014

Tugas Ilmu Budaya Dasar

Lovely Family


Hallo semuanya!
Sebelum gue memulai blog ini, ada baiknya gue mau memperkenalkan diri gue terlebih dahulu.
Nama gue Destiara Dita Sudirgo. Di akte lahir gue sih ga ada "Sudirgo" nya. Cuma, berhubung itu nama marga jadinya gue suka nambahin sendiri hehehe. dari SD, temen-temen gue punya panggilan sendiri buat gue. "Cece". karna gue keturunan cina. Dan kalo dirumah dipanggilnya itu, jadi mereka ikut-ikutan dan kebawa sampe sekarang. Gue lahir di Jakarta, 7 Desember 1995. Gue lulus SMA tahun 2013 di SMA Negeri 4 Gambir, Jakarta. Tadinya mau coba negeri lagi tahun ini. Tapi ngga jadi karena udah terlanjur daftar dan bayar di Gundar hehehe
Sekarang gue kuliah di Universitas Gunadarma Kalimalang 2014 jurusan Ekonomi Managemen.

Ini pertama kalinya gue punya blog dan menulis blog. jadi, tolong dimaklumin kalo misalnya ada kata-kata atau sejenisnya yang bikin kalian ga nyaman.
Oh iya, di blog ini gue mau memperkenalkan keluarga gue.
Alhamdulillah kedua orang tua gue masih ada. Gue anak pertama dan punya 2 adik.

Ini bokap gue. Gue manggil dia "Papi". Dia ini superhero keluarga banget deh. Suka cemas dan khawatir banget sama gue kalo gue lagi pergi. Sering banget nelfonin gue lagi dimana dan sama siapa. Apalagi kalo perginya sama cowo. Bisa ditelfonin beberapa kali saking khawatirnya. Papi suka bawel. Tapi bawelnya menasihati banget. Dan gue sayang banget sama beliau.
The reason why a daughter loves her father is because she knows, that at least there's a man in the world who never hurt her. and I love you, Daddy!


Yang kedua ini nyokap gue, "Mami" nya anak-anak.
Siapa yang ga sayang sama ibunya sendiri. Mami ini ga kalah super nya sama papi. Dia selalu belain gue kalo lagi diomelin sama bokap hehehe. Trus baik banget sama temen-temen gue kalo lagi ada yang dateng kerumah. Sampe temen-temen gue pun manggil dia "mami" juga. Masakannya enak banget gada yang bisa ngalahin. Pokoknya Sayang banget deh sama mereka berdua.

Yang ke tiga ada adek gue namanya David Ramadhan Sudirgo. Lahirnya bulan Ramadhan gitu deh. Harusnya sih beda 2 tahun. karna dia 97 dan gue 95, tapi karna gue desember dan dia januari, jadi itungannya beda setahun doang deh. Dia ini adik sekaligus temen curhat. bingung siapa yang adik yang jadi kaka. soalnya dia lebih tinggi dari pada gue. ohya, dia kuliah di Mercu Buana meruya. Gue sering banget nih curhat sama dia. Gada yang ditutup2in kalo cerita sama dia. Dan, kayaknya dia lebih dewasa drpd gue. Soalnya dia bisa kasih masukan yang berguna sih menurut gue hahaha. Dia juga supir gue. Mau banget nganter jemput gue tanpa ngomel-ngomel. huhu pokoknya I Love You, Dek :(

Yang terakhir ada adik gue yang ke-2. Namanya Delfiala Septiani Sudirgo. Ini anak zaman millenium. Tahun 2001 lahirnya. Sekarang kelas 2 SMP di SMP Al-manar. Ini anak ngeselin banget deh sumpah. Suka pake-pakein baju, celana, sepatu, jaket gue. Semuanya dia pake. Mentang-mentang kakanya cewek juga. Paling males diantara yang lain. Suka ga mau kalo disuruh. Suka ngomel-ngomel ga jelas. Tapi kalo lagi baik, balik banget siiih. Sampe mau ngeprint-in tugas gue hahaha. Suka mau mijitin gue juga kalo lagi capek. Maklum, cece lelah, De :( Dia ini lebih centil dari pada kakanya. Hobi banget selfie. memori bisa penih gara gara foto dia doang. Tapi kadang kadang lucu juga sih hahaha Pokoknya I Love You, too.
  
Nah itu dialah keluarga gue. Walaupun kadang-kadang mereka nyebelin, bawel, dan lain lain. Tapi ga ada yang bisa ngalahin kalo udah have a Quality Time with them. AND DAMN, I LOVE MY FAMILY!




Sekedar penambahan : Ini foto waktu lebaran kemarin..


Tugas Individu Makalah Keindahan Budaya Bali

Tugas Individu




MAKALAH ILMU BUDAYA DASAR
          
            Keindahan Budaya Bali








     Disusun oleh :

     Destiara Dita
     
         1EA32

       12214782

FAKULTAS EKONOMI MANAGEMENT

                                       UNIVERSITAS GUNADARMA

        2014




KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Alhamdulillahirabbilalamin, banyak nikmat yang Allah berikan, tetapi sedikit sekali yang kita ingat. Segala puji hanya layak untuk Allah Tuhan seru sekalian alam atas segala berkat, rahmat, taufik, serta hidayah-Nya yang tiada terkira besarnya, sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah Ilmu Budayya Dasar dengan judul ”Keindahan Budaya Bali”. Dalam penyusunannya, penulis memperoleh banyak bantuan dari berbagai pihak, karena itu penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada kedua orang tua atas dukungan, kasih yang begitu besar. Dari sanalah semua kesuksesan ini berawal, semoga semua ini bisa memberikan sedikit kebahagiaan dan menuntun pada langkah yang lebih baik lagi. Meskipun penulis berharap isi dari makalah ini bebas dari kekurangan dan kesalahan, namun selalu ada yang kurang. Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun agar skripsi ini dapat lebih baik lagi. Akhir kata penulis berharap agar makalah ini bermanfaat bagi semua pembaca.






Bekasi, September 2014





ii
DAFTAR ISI


COVER MAKALAH……………………………………………………………………………………….……..i


KATA PENGANTAR……………………………………………………………………………………..………ii



DAFTAR ISI……………………………………………………………………………………………………...iii



BAB I



PENDAHULUAN…………………………………………………………………………………….………….1



1.1  LATAR BELAKANG………………………………………………………………………………………2



1.2  TUJUAN PENULISAN………………………………………………………………………………...…. 2



 



BAB II



PEMBAHASAN



2.1 ANALISIS SWOT………………………………………………………………………………….…..…..3



PENUTUPAN



BAB III



3.1 KESIMPULAN DAN SARAN………………………………………………………………........…….....5







iii



PENDAHULUAN

1.1            Latar Belakang
Keindahan di tanah air kita ini sudah tidak dapat terhitung dan tidak dapat diragukan lagi. Banyak sekali keindahan yang kita miliki di tanah air tercinta kita ini, Indonesia. Salah satunya adalah keindahan akan budaya-budaya. Saya mengutip definisi budaya dari kamus besar bahasa Indonesia. Yang berarti, Budaya diartikan sebagai pikiran, akal budi atau adat-istiadat. Menurut pandangan saya, pengertian kebudayaan diturunkan dari kata budaya yang cenderung menunjuk pada pola pikir manusia.
Dalam pembuatan makalah ini, saya tertarik untuk mengambil contoh kebudayaan dari budaya budaya yang ada di Indonesia. Yaitu, kebudayaan Bali. Kebudayaan tersebut tentu  memiliki adat dan istiadat serta penerapan perilaku yang berbeda dari kebudayaan lainnya. Kebudayaan dari asal itu sendiri memiliki adat dan kebudayaan yang khusus dimana sudah seharusnya menjadi budaya khas mereka.
Suku bangsa Bali memiliki potensi alam dan kebudayaan yang sangat tinggi, sehingga Bali tidak hanya dikenal di dalam negeri saja, melainkan sampai ke luar negeri. Bahkan orang – orang awam dari luar negeri mengira bahwa Indonesia terletak di pulau Bali. Hal ini menggugah hati penulis, untuk meneliti dan mengetahui penerapan ke tujuh unsur kehidupan kebudayaan pada kebudayaan Bali.
Kini Bali adalah sebuah provinsi yang berada di wilayah negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Hindu tetap menjadi agama mayoritas yang wariskan secara turun temurun. Karena itu merupakan salah satu ciri khas bangsa Indonesia dan merupakan suatu kekayaan budaya kita. Karena Bali adalah salah satu suku bangsa yang terdapat di Indonesia.
Bali juga telah dikenal luas dengan kekayaan khasanah budayanya yang dilandasi nilai-nilai agama, di dalamnya kesenian sangat terkait dengan entitas religi. Seni adalah bagian inheren kehidupan keagamaan, bahkan disebutkan bahwa “agama adalah seni dan seni adalah agama itu sendiri”. Kebudayaan Bali yang sejak lama dikatakan memiliki akar tradisi yang kuat yang terbentuk dari interaksi dengan berbagai kebudayaan, dan kini terus tumbuh seiring dengan perkembangan zaman.
1
Kesinambungan nilai-nilai tradisi itu juga tercermin dalam perkembangan seni rupa Bali. Berbagai kilasan sejarah mencatat bahwa seni rupa Bali menunjukkan sebuah perkembangan seni rupa yang berjalan dalam garis perkembangan tersendiri. Perkembangan itu menunjukkan pertalian seni rupa dengan nilai-nilai tradisi dan budaya. Pertalian tersebut diyakini dapat mempertahankan identitas budaya ketika berinteraksi dengan modernitas, hal ini menjadi motivasi kuat sehingga lahir menjadi sebuah gerakan estetis.
Dengan adanya membahas budaya Bali ini, diharapkan pula kita dapat memahami dan menghargai kebudayaan mereka dengan baik. Terutama dalam tingkah laku, norma-norma social dan nilai nilai yang terkandung dalam hasil budaya itu sendiri.


1.2            Tujuan

a.      Memenuhi tugas yang telah diberikan dosen
b.      Mengetahui apa saja kebudayaan yang terdapat di Bali
c.       Memahami karakter dan norma-norma sosial pada Bali
d.      Agar dapat menghargai kebudayaan tersebut dalam sisi adat istiadat maupun norma-norma sosial
e.      Dapat menambah pengetahuan tentang kebudayaan







2
PEMBAHASAN

2.1      Analisis SWOT

1.      Strength (Kekuatan)
Beberapa contoh nilai-nilai luhur dan adat yang kuat dalam kebudayaan Bali adalah :
            Kepercayaan pada masyarakat Bali bisa menjadi sumber kekuatan masyarakat Bali. Nyatanya, masyaralat Bali masihlah menganut nilai-nilai luhur warisan budaya bangsa, yang terkandung dalam pembentukan hukum adat Bali seperti dalam awig-awig desa, menjiwai hukum adat itu sehingga dapat bekerja dalam masyarakat. Oleh karena itu, jika dalam pembentukan hukum adat Bali seperti dalam penyusunan awig-awig secara tertulis terkandung nilai-nilai luhur warisan budaya bangsa, maka hukum adat itu selain menjamin kepastian hukum, keadilan dan kemanfaatan, juga berupaya untuk menjaga dan memelihara nilai-nilai luhur warisan budaya bangsa.
            Di Bali sendiri, bahasa Bali memiliki tingkatan penggunaannya, misalnya ada yang disebut Bali Alus, Bali Madya dan Bali Kasar. Yang halus dipergunakan untuk bertutur formal misalnya dalam pertemuan di tingkat desa adat, meminang wanita, atau antara orang berkasta rendah dengan berkasta lebih tinggi. Yang madya dipergunakan di tingkat masyarakat menengah misalnya pejabat dengan bawahannya, sedangkan yang kasar dipergunakan bertutur oleh orang kelas rendah misalnya kaum sudra atau antara bangsawan dengan abdi dalamnya.
            Dalam hal agama dan kepercayaan, pengaruh zaman Megalithikum (zaman dimana manusia sudah mengenal dan menganut kepercayaan) terasa masih kuat pada masyarakat kerajaan Bali. Keadaan tersebut menunjukan bahwa mayarakat Bali merupakan pemegang teguh tradisi warisan budaya serta agama dan kepercayaan masih dipegang teguh hingga saat sekarang ini.



3
2.      Weakness (Kelemahan)

            Berdasarkan artikel yang telah saya baca dari beberapa sumber tentang kelemahan Bali, bahwasannya, sekarang telah terbentuk manusia yang mendua dalam budaya Bali yaitu rajin menyelenggarakan ritual-ritual agama, namun mereka juga rajin melakukan perbuatan yang menyimpang. Rajin melakukan sambutan dan pidato, namun rajin pula melakukan KKN. Seorang mahasiswa suku Bali dalam skripsi psikologinya menulis bahwa banyak remaja Bali yang rajin mengikuti seks bebas. Penelitian macam itu tentu ada benarnya karena sebuah kajian empiris di lapangan.
            Dan masyarakat di Bali, masih saja membedakan kasta atau status social didalamnya. Sehingga mereka tidak dapat bersatu dengan kuat. Status social sangatlah penting. Karna mereka berasal dari kerajaan yang merupakan pemegang teguh tradisi warisan budaya serta agama dan kepercayaan masih dipegang teguh hingga kini.


3.      Opportunity (Peluang)
            Sekarang ini sudah banyak budaya kita yang dapat dijadikan peluang untuk menunjukan ke mata dunia bahwa Indonesia kaya akan keindahan budaya budayanya. Kita dapat mengapresiasikan dan mempromosikan budaya kita terhadap mata dunia. Contohnya beberapa bulan lalu ini, ada acara yang diselenggarakan di Indonesia, yaitu MISS WORLD. Bertempatkan karantina di Bali dengan keindahan pulau dan objek wisatanya, itu adalah salah satu peluang kita untuk menunjukan keindahan budaya budaya kita yang kita miliki pada mata dunia. Dengan finalis-finalis memakai baju adat dan budaya dari Indonesia. Ini adalah kesempatan untuk Negara kita agar bisa dikenal dengan masyarakat dunia.
            Terlihat jelas dari wawancara dari beberapa sumber dengan para finalis Miss World kemarin, masyarakat asing menikmati dan mengagumi pemandangan Bali yang sejuk dan kaya akan budayanya. Bahkan, ada beberapa finalis yang sebelumnya pernah berkunjung ke Bali. Ini salah satu bentuk adanya peluang agar masyarakat luar mengenal Bali dengan baik.




4
4.      Threat (Tantangan)
            Terkait dengan peluang artikel diatas, dengan mengapresiasikan dan mempromosikan budaya kita ke mata dunia, ini juga salah satu tantangan bagi perancang busana kita agar bisa lebih baik lagi berkarya untuk menciptakan baju atua busana yang lebih baik dan lebih berkualitas dari segi bahan, warna, rajutan dengan teliti. Karna budaya kita kini sekarang sudah dikenal dengan dunia. Dan bahkan nyatanya, banyak turis asing yang ingin belajar tentang budaya Indonesia. Ini juga semacam tantangan untuk kita. Agar kita dapat lebih memahami budaya kita sendiri daripada harus tau budaya kita lewat orang asing yang serius ingin mempelajari budaya kita.


2.2      Kesimpulan dan Saran

Berdasarkan makalah yang telah saya tulis, kesimpulan yang saya dapat adalah
            Setiap kebudayaan pasti memiliki keindahan dan keunikan budaya yang berbeda dari masing-masing daerah, entah dari segi adat, social, norma maupun budaya luhur. Kita sebagai penerus leluhur budaya kita, harus menjaga nama baik dan semaksimal mungkin agar dipandang baik oleh masyarakat luar. Semuanya memiliki adat yang harus dipatuhi dan kita juga harus menghormati kebudayaan lain walaupun kita tidak suka dan ada beberapa adat yang menurut kita menganut kepercayaan lain dan menyimpang. Semuanya itu bagian dari warna warni kebudayaan bangsa kita.
            Terutama dalam pembahasan kali ini mengenai Bali, menurut saya Negara kita bisa maju dengan adanya promotor dari dalam negeri untuk turis asing. Tidak hanya itu, kita juga harus meng eksplor lagi budaya budaya yang ada dan dapat menarik turis asing untuk melihat keindahan pulau-pulau kita. Dan kita sebagai penduduk asli Indonesia juga harus bangga dan menjaga nilai nilai luhur yang terdapat pada adat dan kebudayaan kita masing-masing. Usahakan jangan sampai ada yang menyimpang dan menjelekkan kebudayaan yang kita miiki satu sama lain.


5



BAHASA DAERAH SUKU SUNDA (KELOMPOK SAMAN)




KELOMPOK SAMAN

BAHASA DAERAH SUKU SUNDA








Bahasa Sunda adalah sebuah bahasa dari cabang Melayu-Polinesia dalam rumpun bahasa Austronesia. Bahasa ini dituturkan oleh setidaknya 38 juta orang dan merupakan bahasa Ibu dengan penutur terbanyak kedua di Indonesia setelah Bahasa Jawa. Bahasa Sunda dituturkan di hampir seluruh provinsi Jawa Barat dan Banten, serta wilayah barat Jawa Tengah mulai dari Kali Brebes (Sungai Cipamali) di wilayah Kabupaten Brebes dan Kali Serayu (Sungai Ciserayu) di Kabupaten Cilacap, di sebagian kawasan Jakarta, serta di seluruh provinsi di Indonesia dan luar negeri yang menjadi daerah urbanisasi Suku Sunda.

Dari segi linguistik, bersama bahasa Baduy, bahasa Sunda membentuk suatu rumpun bahasa Sunda yang dimasukkan ke dalam rumpun bahasa Melayu-Sumbawa.




Variasi dalam bahasa Sunda

Peta linguistik Jawa Barat
Dialek (basa wewengkon) bahasa Sunda beragam, mulai dari dialek Sunda-Banten, hingga dialek Sunda-Jawa Tengahan yang mulai tercampur bahasa Jawa. Para pakar bahasa biasanya membedakan enam dialek yang berbeda. Dialek-dialek ini adalah:
Dialek Barat dipertuturkan di daerah Bantenda n Lampung. Dialek Utara mencakup daerah Sunda utara termasuk Kota Bogor dan sebagian daerah Pantura. Lalu dialek Selatan adalah dialek Priangan yang mencakup kota Bandung dan sekitarnya. Sementara itu dialek Tengah Timur adalah dialek di sekitar Kabupaten Majalengka dan sebagian Kabupaten Indramayu. Dialek Timur Laut adalah dialek di sekitar Kabupaten Cirebon, Kabupaten Kuningan juga sebagian Kabupaten Brebes dan Kabupaten Tegal di Jawa Tengah. Dan akhirnya dialek Tenggara adalah dialek sekitar Kabupaten Ciamis juga Kabupaten Cilacap dan Kabupaten Banyumas di Jawa Tengah.

Bahasa Sunda Kuna adalah bentuk bahasa Sunda yang ditemukan pada beberapa catatan tertulis, baik di batu (prasasti) maupun lembaran daun kering (lontar). Tidak diketahui apakah bahasa ini adalah dialek tersendiri atau merupakan bentuk yang menjadi pendahulu bahasa Sunda modern. Sedikitnya literatur berbahasa Sunda menyulitkan kajian linguistik varian bahasa ini.
Sejarah dan penyebaran

Bahasa Sunda terutama dipertuturkan di sebelah barat pulau Jawa, di daerah yang dijuluki Tatar Sunda (Pasundan). Namun, bahasa Sunda juga dipertuturkan di bagian barat Jawa Tengah, khususnya di Kabupaten Brebes dan Cilacap, dikarenakan wilayah ini dahulunya berada dibawah kekuasaan Kerajaan Galuh. Banyak nama-nama tempat di Cilacap yang masih merupakan nama Sunda dan bukan nama Jawa seperti Kecamatan Dayeuhluhur, Cimanggu, dan sebagainya.

Selain itu menurut beberapa pakar bahasa Sunda sampai sekitar abad ke-6 wilayah penuturannya sampai di sekitar Dataran Tinggi Dieng di Jawa Tengah, berdasarkan nama "Dieng" yang dianggap sebagai nama Sunda (asal kata dihyang yang merupakan kata bahasa Sunda Kuna). Seiring transmigrasi dan imigrasi yang dilakukan etnis Sunda, penutur bahasa ini telah menyebar sampai ke luar pulau Jawa. Misalkan di Lampung, Sumatera Selatan, Jambi, Riau, Kalimantan Barat dan Sulawesi Tenggara dimana penduduk etnis Sunda dengan jumlah signifikan menetap di daerah luar Pasundan tersebut.

Referensi :  http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Sunda#Variasi_dalam_bahasa_Sunda



Minggu, 19 Oktober 2014

http://studentsite.gunadarma.ac.id/
http://www.ilab.gunadarma.ac.id/
http://baak.gunadarma.ac.id/
http://bapsi.gunadarma.ac.id
http://v-class.gunadarma.ac.id/



SEKILAS TENTANG GUNADARMA





'Universitas Gunadarma ('UG) atau biasa disebut Gunadarma, adalah sebuah Perguruan Tinggi Swasta di Indonesia. Kampus utamanya berada di Depok, Jawa Barat.

Sejarah

1981

  • 7 Agustus:
    • Universitas Gunadarma pada awalnya bernama Program Pendidikan Ilmu Komputer (PPIK) yang upacara peresmiannya dibuka secara umum di Jakarta dan dianggap sebagai Hari Lahir Universitas Gunadarma.

1985

  • 1 Juli:
    • 4-tahun kemudian, PPIK sekarang berubah nama resmi baru menjadi Sekolah Tinggi Manajemen Informatika & Komputer Gunadarma (STMIK Gunadarma).

1986

  • 7 Agustus:
    • Merangka bertepatan hari ulang tahun dari lahir dengan Sekolah Tinggi Manajemen Informatika & Komputer Gunadarma yang ke-5 hampir selama 5-tahun dari setengah tahun dasawarsa adalah setengah dekade.

1990

  • 13 Januari:
    • 6-tahun kemudian, STMIK Gunadarma sekarang berubah nama resmi baru menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Gunadarma (STIE Gunadarma).

1991

  • 7 Agustus:
    • Merangka bertepatan hari ulang tahun dari lahir dengan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Gunadarma yang ke-10 hampir selama 10-tahun dari 1-tahun dasawarsa adalah 1-dekade.

1993

  • 1 Juni:
    • STMIK dan STIE membuka Program Magister dengan konsentrasi Manajemen Sistem Informasi untuk STMIK serta Magister Manajemen untuk STIE.

1996

  • 1 April:
  • 7 Agustus:
    • Merangka bertepatan hari ulang tahun dari lahir dengan Universitas Gunadarma yang ke-15 hampir selama 15-tahun dari 1-setengah tahun dasawarsa adalah 1-setengah dekade.

2001

  • 7 Agustus:
    • Merangka bertepatan hari ulang tahun dari lahir dengan Universitas Gunadarma yang ke-20 hampir selama 20-tahun.

2006

  • 7 Agustus:
    • Merangka bertepatan hari ulang tahun dari lahir dengan Universitas Gunadarma yang ke-25 hampir selama 25-tahun dari 2-setengah tahun dasawarsa adalah 2-setengah dekade menjadi tahun perak.

2011

  • 7 Agustus:
    • Merangka bertepatan hari ulang tahun dari lahir dengan Universitas Gunadarma yang ke-30 hampir selama 30-tahun dengan melakukan & mengusung tema 30-Tahun Universitas Gunadarma.

2012

  • 1 Januari:
    • Merangka bertepatan hari ulang tahun dari lahir dengan Universitas Gunadarma yang ke-31 hampir selama 31-tahun dengan melakukan & mengusung tema Gunadarma World Class University.

Gedung Kampus

Kampus Kegiatan perkuliahan Universitas Gunadarma dilaksanakan di 14-kampus yaitu :

Kampus A

Kampus B

Kampuc C

Kampus D

  • Kampus D juga menyediakan loket BAAK, atau biro administrasi kampus yang bertugas memberikan informasi seputar kegiatan dan kehidupan Mahasiswa, seperti : pengurusan surat, penugasan skripsi, pengerjaan administrasi, serta ruang BPLK (Badan Pengelola Lingkungan Kamus Universitas) untuk mengurus peminjaman ruang/tempat di lingkungan kampus.

Kampus E

Kampus G

Kampus H

Kampus H2

Kampus J1

Kampus J2

Kampus J3

Kampus J4/K

Kampus J5

Kampus L

Kampus M

Di dalam kampus terdapat fasilitas-fasilitas yang meliputi ruang kuliah, perpustakaan, laboratorium, ruang seminar, auditorium, Pusgiwa (Pusat Kegiatan Mahasiswa), BPM, ruang rapat, ruang tunggu dosen, ruang konsultasi akademik, koperasi, ruang kerja pimpinan dan karyawan, musholah dan masjid, serta lapangan olahraga. Ruang Kuliah Universitas Gunadarma mempunyai 167-ruang kuliah :
  • 12-ruang di kampus A.
  • 19-ruang di kampus B dan C.
  • 18-ruang di kampus D.
  • 55-ruang di kampus E.
  • 39-ruang di kampus G.
  • 29-ruang di Kampus L.
  • 24-ruang di kampus J.
Untuk keperluan proses belajar mengajar ruang kuliah dilengkapi dengan peralatan yang sangat menunjang, diantaranya adalah: OHP, Tape Recorder, Pengeras Suara Sentral Sound System, Komputer Proyektor, Slide Proyektor dan lain-lain. Auditorium Auditorium Universitas Gunadarma terletak di kampus J - Bekasi, kampus D - Depok dan kampus A - Kenari. Auditorium di kampus J terletak di lantai 6 gedung J1 dan auditorium ini dapat menampung kurang lebih 200-an orang. Auditorium di kampus D terletak di gedung 4 dari lantai 6 dan auditorium ini dapat menampung kurang lebih 300-orang peserta. Auditorium di kampus A terletak di lantai 2 dan dapat menampung kurang lebih 100-orang peserta. Auditorium ini digunakan antara lain untuk kegiatan seminar baik untuk mahasiswa maupun dosen. Auditorium ini dilengkapi dengan 1-buah layar besar di tengah dan juga 2-buah layar di sisi kanan kiri.

Referensi :  http://id.wikipedia.org/wiki/Universitas_Gunadarma